Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Satu Keluarga Pemilik Toko Muaradua Suspect Covid-19 HOAKS! Hasil Rapid Test Negatif

Tim gugus membenarkan jika satu keluarga pemilik toko sempat berkontak langsung dengan tenaga kesehatan di Kabupaten OKU yang berstatus positif Covid

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Tim Satgas Covid-19 Kabupaten OKU Selatan terdiri dari Kepala BPBD, Kadinkes, Kadin Kominfo, bertempat di Pusat Pelayanan Informasi Satgas Covid-19, Aula Guest House Gedung Kesenian, Jumat (10/4/2020). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA - Tim Gugus Tugas OKU Selatan menegaskan bahwa kabar satu keluarga pemilik sebuah toko di Kota Muaradua Kabupaten OKU Selatan Provinsi Sumatera Selatan positif covid-19 atau virus corona adalah HOAKS atau berita bohong.

Bahkan kabar yang beredar di media sosial (medsos) juga menyebutkan bahwa keluarga tersebut dievakuasi ke Palembang.

Namun tim gugus membenarkan jika satu keluarga pemilik toko sempat berkontak langsung dengan tenaga kesehatan di Kabupaten OKU yang berstatus positif Covid-19.

Kendati demikian setelah yang bersangkutan melakukan pemeriksaan di Puskesmas Muaradua menggunakan Rapid Test yang bersangkutan sementara dinyatakan negatif.

Guna mengantisipasi lebih lanjut, keluarga pemilik toko, dinyatakan sebagai ODP serta dianjurkan melakukan isolasi mandiri.

"Informasi tersebut tidak benar artinya mereka masih berada di sini namun tetap kita arahkan isolasi mandiri dan mengenai garis polisi di depan toko itu tidak ada," ujar Tim Gugus Tugas OKU Selatan melalui Sekretaris H Dony Agusta SKM, MM, Kamis (9/4/2020) di Kantor Kominfo OKU Selatan.

Terkait keresahan masyarakat Tim Gugus Tugas Covid-19 OKU Selatan kembali menegaskan pada konferensi pers yang melibatkan Kepala BPBD, Kadinkes, Kadin Kominfo, bertempat Pusat Pelayanan Informasi Satgas Covid-19 di Aula Guest house Gedung Kesenian, Jumat (10/4/2020).

Tim Gugus Tugas Covid-19 melalui juru bicara (jubir) Marlis Abadi SKM, menyampaikan bahwa kondisi di Kabupaten OKU Selatan berangsur membaik.

Dari total orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 135 orang,  100 orang di antaranya selesai dalam masa pemantauan yang menyisakan 35 orang.

Sedangkan tiga orang yang berstatus Pasien Dalam Pemantauan (PDP) yang sempat dirawat di ruang isolasi RSUD Muaradua  yang sempat diperiksa laboratorium dinyatakan ketiganya negatif terpapar Covid-19.

"Kondisinya saat ini sudah membaik dan mereka sudah pulang ke rumahnya, namun tim medis tetap memantaunya," ujar Marlis.

Selanjutnya 35 ODP yang tersisa dengan 17 orang ODP dari OKU Selatan yang sempat melakukan kontak dengan tenaga medis di Baturaja OKU setelah dilakukan pemeriksaan sementara melalui rapid test dinyatakan negatif.

"Jumlah warga OKU Selatan sebanyak 17 orang statusnya saat ini Orang Dalam Pengawasan (ODP) isolasi mandiri dan sudah kita cek ke 17 orang tersebut menggunakan rapid test hasilnya negatif," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved