Travel Palembang

Rasakan Sensasi Unik Menyantap Sate Madura di Jalan Radial Palembang, Bisa Disantap dari Atas Motor

Salah satu yang paling banyak digemari adalah sate madura, termasuk para pedagang sate gerobak di Jalan Radial, tepatnya Simpang Lima DPRD Sumsel.

sripoku.com/chairul nisyah
Sejumlah muda mudi Palembang tengah menyantap sate madura yang dijual di tepi Jalan Radial Palembang. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Chairul Nisyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Siapa yang tidak kenal dengan sate, makanan dengan ciri khasnya ditusuk dengan lidi lalu dibakar di atas bara yang membara sembari terus dikipas oleh si pedagangnya.

Sate biasanya menggunakan bahan dasar daging ayam, kambing, dan sapi.

Di Palembang sendiri, meski bukan termasuk kuliner khas Kota Pempek, tidak sulit mencari pedagang sate karena sudah sangat menjamur hampir di setiap sudut kota.

Tampilan sate madura yang dijual pedagang di tepi Jalan Radial Palembang.
Tampilan sate madura yang dijual pedagang di tepi Jalan Radial Palembang. (sripoku.com/chairul nisyah)

Salah satu yang paling banyak digemari adalah sate madura, termasuk para pedagang sate gerobak di Jalan Radial, tepatnya Simpang Lima DPRD Sumsel, Palembang.

8 Langkah Cepat Move On dari Masa Lalu: Hilangkan Jejak si Dia hingga dari Memutar Musik

Sedikit berbeda dengan beberapa pedagang sate madura yang lain, di sini masyarakat disajikan dengan pemandangan beberapa gerobak pedagang sate yang berjualan di tepi jalan.

Dalam satu malam, bisa terlihat lebih dari lima gerobak berjejer di lokasi ini dan sama-sama menawarkan sate madura.

Untuk pembeli yang kepingin menyantap sate di tempat, abang-abang sate ini sudah menyiapkan beberapa kursi plastik tanpa meja.

Dengan kata lain, sate madura yagn disantap dipegang dengan salah satu tangan dan tangan satu lainnya mengambil tusuk sate yang sudah disajikan di dalam kemasan.

Pedagan sate madura di tepi Jalan Radial Palembang yang menjajakan barangnya dengan gerobak.
Pedagan sate madura di tepi Jalan Radial Palembang yang menjajakan barangnya dengan gerobak. (sripoku.com/chairul nisyah)

Tidak jarang, pembeli juga harus makan di atas motor, dan dalam mobil mereka masing-masing.

Halaman
12
Penulis: Chairul Nisyah
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved