Breaking News:

Virus Corona

Mampu Tes Seribu Orang Sehari, Alat Deteksi Corona Akan Dibagikan ke Sejumlah Provinsi di Indonesia

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, mengungkapkan, Pemerintah akan segera mendistribusikan 20 alat pendeteksi virus corona yang baru didatangkan

Editor: Yandi Triansyah
KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARI
Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga menjelaskan kepada rekan media soal restrukturisasi BUMN di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (18/11/2019)(KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARI) 

SRIPOKU.COM, JAKARTA -- Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, mengungkapkan, Pemerintah akan segera mendistribusikan 20 alat pendeteksi virus corona yang baru didatangkan oleh Kementerian BUMN, ke sejumlah provinsi.

Adapun ke-20 alat pendeteksi corona ini terdiri dari dua jenis. Sebanyak dua alat merupakan ekstraktor otomatis RNA.

Alat ini disebut mampu digunakan untuk mengetes 1.000 spesimen dalam sehari.

Kemudian, 18 alat lainnya ialah light cycle atau detektor PCR yang kapasitasnya mencapai 500 tes per hari.

Menurut Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, alat tersebut dapat mulai difungsikan di DKI Jakarta pada pekan depan.

"Untuk yang di Jakarta mudah-mudahan minggu depan sudah bisa diinstal karena ini secara teknikal membutuhkan sebuah proses pembangunan yang cukup harus terjaga," kata Arya saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu (8/4/2020), seperti dikutip dari Kompas.com.

Mabuk & Hampir Tabrak TNI Berpangkat Kolonel, Pelaku Malah Teriak Saya Anggota DPRD

 

Salah Satu Komplek Perumahan di Sukawinatan Memutuskan Local Lockdown, Ada yang tidak Setuju

Selain Jakarta, alat ini juga akan didistribusikan ke provinsi lainnya.

Mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lampung, Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, hingga Papua.

Diharapkan, alat tersebut dapat difungsikan dua minggu setelah didatangkan ke setiap provinsi.

"Kita akan kirim secepatnya. Mudah-mudahan setelah diinstal maka dalam tempo dua minggu setelah sampai di tempat, diharapkan kalau rumah sakit tersebut sudah punya tempat namanya negatif pressure, maka sudah bisa laboratorium tersebut digunakan," ujar Arya.

Diharapkan, dengan adanya alat ini, setiap harinya dapat dilakukan 9.000 hingga 10.000 tes corona.

"Dengan ini maka kita harapkan dengan tempo nanti misalnya setiap hari ada tes sampai 5.000 sampai 10.000, maka kita akan bisa dalam sebulan kita akan mencapai hampir 30.000," kata Arya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Akan Distribusikan 20 Alat Deteksi Corona Berkapasitas Tinggi ke Sejumlah Provinsi"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved