Kenapa Banyak Anak Indonesia Terenggut Nyawa Oleh Covid-19? di Italia tak Ada, Ini Kata Jubir Jokowi

Di Italia, negara yang paling banyak warganya meninggal akibat Covid-19, yang hingga Selasa (7/4/2020) sudah mencapai 16.523 orang, tak satupun anak y

Tangkap layar Instagram @femaledaily.tv
Di China, negara pertama yang mengalami Virus Corona, berdasarkan data jurnal medis The Lancet di akhir Maret, hanya ada dua kematian anak di China. 

SRIPOKU.COM - Ternyata Virus Corona SARS-CoV-2 menjadi ancaman serius pada bayi dan anak Indonesia.

Bahkan beberapa nyawa anak Indonesia direnggut Covid-19. 

Di Italia, negara yang paling banyak warganya meninggal akibat Covid-19, yang hingga Selasa (7/4/2020) sudah mencapai 16.523 orang, tak satupun anak yang jadi korban.

Di China, negara pertama yang mengalami Virus Corona, berdasarkan data jurnal medis The Lancet di akhir Maret, hanya ada dua kematian anak di China.

Kontras dengan Indonesia.

Banting Telepon karena Tak Suka Suami Masih Komunikasi dengan Istri Muda, Perempuan Ini Ditampar

Tak Terkendali Lagi, Jenazah Covid-19 di Negara Ini Dibiarkan di Jalan, Kewalahan Urus Pasien Corona

Meremehkan Corona, Walikota ini Sengaja Tertular Covid-19, tak Terduga Sakitnya Melebihi Perkiraan

Di Jakarta, episenter Covid-19 di Indonesia, lebih dari 170 balita masuk dalam kategori Pasien Dalam Pemantauan (PDP) dan Orang dalam Pemantauan (ODP) menurut data Pemprov DKI Jakarta per 6 April 2020.

Sementara di Jawa Barat, provinsi dengan kasus Covid-19 terbanyak kedua di Indonesia, lebih dari 40 anak hingga usia 10 tahun sudah menunjukkan gejala Covid-19 alias berstatus PDP, sampai pekan kedua April 2020.

Setidaknya seorang anak berusia tiga tahun dan seorang anak lainnya di Jakarta meninggal dunia akibat positif terinfeksi virus corona.

Sementara seorang anak berusia 11 tahun meninggal di Pamekasan, Jawa Timur, juga akibat Covid-19, berdasarkan data IDAI.

Menurut juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, tidak ada kasus anak meninggal yang murni akibat virus corona.

Halaman
1234
Editor: Fadhila Rahma
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved