Belum Miliki Alat Swab Test Covid-19, Kabupaten PALI Kumpulkan Semua Perusahaan

Pemerintah Kabupaten PALI, melalui Dinas Kesehatan mengumpulkan semua perusahaan yang beroperasi guna mencarikan solusi permasalahan tersebut

SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Perwakilan perusahaan yang ada di Kabupaten PALI diundang ke Aula Kantor Pemkab PALI KM 10 Kecamatan Talang Ubi. 

SRIPOKU.COM, PALI - Meski sudah mendapatkan izin untuk melakukan pemeriksaan SWAB Test atau pengambilan sampel lendir dari pernafasan, namun Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) termasuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi belum memiliki peralatan SWAB Test.

Berdasarkan itu, Pemerintah Kabupaten PALI, melalui Dinas Kesehatan mengumpulkan semua perusahaan yang beroperasi di wilayah Bumi Serepat Serasan guna mencarikan solusi permasalahan tersebut.

"Alhamdulilah kita sudah mendapatkan izin untuk melakukan Swab Test untuk mengetahui apakah pasien tersebut positif atau negatif Covid-19. Tapi yang jadi kendala kita saat ini belum ada peralatan untuk melakukan tes tersebut," ungkap Kedinkes PALI, Mudakir saat mengundang seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten PALI di aula Kantor Bupati PALI KM 10, Kecamatan Talang Ubi, Rabu (8/4/2020).

Diketahui, pelayanan rapid tes dan metode tea SWAB Polymerase Chain Reaction (PCR) sebagai bantuan medis awal deteksi penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Kades Dihimbau Anggarkan Dana Untuk Penanganan Virus Corona di Empat Lawang

Komitmen Berantas Virus Corona di Prabumulih Mulai Bagikan 37 Ribu Masker Hingga Semprot Disinfektan

Jumlah Warga Miskin di PALI Bertambah Dampak Virus Corona di Sumsel, Pedagang Hingga Guru Ngaji

Dari itu, pihaknya bersama Satuan Tugas Pencegahan dan penanggulangan Covid-19 Kabupaten PALI mengundang semua perusahaan untuk turut serta berpartisipasi mencari jalan keluar agar semua peralatan yang digunakan untuk Swab Test bisa diadakan.

"Kalau semua perlengkapan ada, maka kita bisa langsung melakukan Swab Test."

"Jadi tidak perlu harus membawa sampel ke RSMH Palembang yang membutuhkan waktu lama untuk menunggu hasilnya," katanya.

Nantinya, lanjut Mudakir, pihaknya juga akan menyurati semua perusahaan yang ada untuk berpartisipasi mewujudkan hal itu.

"Kita tidak akan menutup pintu bagi perusahaan yang ingin berpartisipasi dalam hal lain seperti masker dan lainya," ujarnya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved