Virus Corona di Sumsel

Masker Kain Jadi Alternatif Masker Medis, Dinkes Sumsel Bagi Tips Cara Merawatnya

Ditengah mewabahnya virus covid-19, penggunaan masker menjadi satu hal yang wajib demi mencegah penyebaran virus covid-19.

KOMPAS.com/I KOMANG NARENDRA
Warga Singapura ada yang terlihat memakai masker dan ada juga yang tidak memakai masker di kawasan University Town, National University of Singapore (NUS), Kamis (30/01/2020)(KOMPAS.com/I KOMANG NARENDRA) 

Laporan wartawan SRIPOKU.COM, Bayazir Al Rayhan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Di tengah mewabahnya virus Covid-19 atau Virus Corona, penggunaan masker menjadi satu hal yang wajib demi mencegah terjadinya penyebaran.

Terlebih lagi, saat ini organisasi kesehatan dunia WHO menganjurkan setiap masyarakat menggunakan masker demi mengurangi penyebaran virus Covid-19 atau Virus Corona.

Di tengah mewabahnya virus Covid-19 atau Virus Corona ini, masker menjadi barang langka dan paling diburu oleh masyarakat.

Tentunya masyarakat kesulitan mendapatkan masker medis yang dijual di pasaran semenjak wabah virus Covid-19 atau Virus Corona ini.

Bacaan Niat Puasa Nisfu Syaban Jatuh Tanggal 8 April 2020 Lengkap Arab, Latin & Arti serta Keutamaan

Menurut Martin selaku Kasi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Sumsel, masyarakat tetap bisa membuat masker sendiri dengan menggunakan bahan dasar kain.

Dikatakannya, penggunaan masker kain dengan masker yang dijual di pasaran itu sama saja untuk melindungi diri dari virus-virus yang berasal dari luar.

"Masker itu bisa dibuat sendiri, dari bahan apa saja termasuk kain, penggunaannya kan sama saja untuk melindungi diri dari partikel-partikel luar yang akan masuk ke dalam," kata Martin saat diwawancarai wartawan Sripoku.com via telepon, Senin (6/4/2020).

Menurut Martin, semua jenis masker bisa dipakai oleh masyarakat dengan tetap menjaga kebersihan masker tersebut.

"Semua jenis masker bisa dipakai, asalkan kita tetap menjaga kebersihan masker tersebut terutama masker kain itu, kalau sudah dipakai ya kita bersihkan dan cuci," kata Martin.

Dapatkan Token Listrik Gratis PLN, Login di www.pln.co.id atau via WhatsApp, Simak Caranya di Sini

Dikatakannya juga, masyarakat tidak perlu panik jika tidak menemukan masker di pasaran dan cukup membuat sendiri masker tersebut.

"Tidak usah panik dengan tidak adanya masker yang dijual di pasaran, kita tetap bisa menggunakan masker dengan cara membuat sendiri masker tersebut," kata Martin.

Penulis: Bayazir Al Rayhan
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved