Breaking News:

Ibu Habisi Anak Sendiri

Komentar Seorang Psikolog di Palembang Pasca Ada Batita di Muaraenim Tewas di Tangan Ibu Kandungnya

Kekerasan yang dilakukan oleh orangtua kepada anaknya, seringkali dipicu oleh beberapa faktor yang tidak lepas dari masalah rumah tangga.

sripoku.com/ardani
Seorang ibu di Muaraenim tengah menjalani pemeriksaan lantaran diduga sudah menyebabkan anaknya tewas. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kekerasan yang dilakukan oleh orangtua kepada anaknya, seringkali dipicu oleh beberapa faktor yang tidak lepas dari masalah rumah tangga.

Salah satunya terjadi di Kabupaten Muaraenim beberapa waktu lalu, dimana seorang bayi tiga tahun tewas setelah dipukul oleh ibu kandungnya sendiri dengan menggunakan piring.

Renny Permataria, SPsi selaku psikolog RS Siloam Sriwijaya Palembang mengatakan masalah rumah tangga, himpitan ekonomi dan beban hidup lainnya, seringkali memicu mudahnya seseorang untuk terpancing emosional, sehingga menyebabkan tindakan di luar kendali.

Dinkes Sumsel Ajak Masyarakat Sadar Betapa Bahayanya Covid-19, Jika Sudah Yakinlah Bisa Terhindar

"Respon yang secara spontan dapat membahayakan dan berakibat fatal," ujarnya saat dihubungi melalui WhatsApp, Senin (06/04/2020).

Seorang ibu yang sedang dalam situasi demikian memerlukan perhatian, dorongan, atau pendampingan dari orang terdekat.

Orang tersebut membutuhkan 'katarsis emosional' atau butuh didengarkan apa yang sedang dirasakan, sehingga dapat mengelola stresnya dengan baik dan mampu meredakan tingkat stresnya sendiri.

Ada Anak Tewas di Tangan Ibunya, Komunitas Baby Palembang: Ibunya Harus Kenyang Dulu

Reni menghimbau kepada ibu-ibu muda untuk memiliki pengetahuan yang cukup dalam pengasuhan dan tumbuh kembang anak.

Hal ini karena anak balita membutuhkan perhatian ekstra, terutama pada saat waktu makan, yang biasanya anak balita sering memiliki tingkah untuk menghindar, sehingga menguji kesabaran seorang ibu untuk mendampingi si anak.

"Diperlukan pemahaman mengapa anak-anak bersikap demikian, apakah ada hal lain yang membuat anak tidak berselera saat makan, orangtua diharapkan juga peka akan hal ini," ujarnya.

Terbebas dari Pidana, Ini Imbas Lelucuan April Mop Jae Joong Terinfeksi Corona, Karirnya Terancam!

Seorang ibu dapat mengajak bermain sambil menyuapi atau memberikan hadiah sebagai apresiasi karena telah menghabiskan makanannya.

"Berikan anak-anak kita hal-hal yang disukainya, seperti pelukan, pujian, atau hadiah," ujarnya.

Penulis: maya citra rosa
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved