Penundaan MotoGP 2020, Ramai-ramai Sebut Marc Marquez Lebih Diuntungkan

Penundaan MotoGP membuat keuntungan tersendiri bagi Marc Marquez pasalnya sang rider belum sepenuhnya pulih dari cidera bahu

Instagram/motogp
Marc Marquez kunci gelar juara dunia dengan selebrasi sodok biliar bola delapan, keberhasilanya juara dunia disemua kelas sebanyak delapan kali. 

SRIPOKU.COM -- Karena pandemi Virus Corona membuat MotoGP 2020 belum bisa memulai seri balap di manapun.

Alhasil beberapa pesaing Marc Marquez meyebutkan bahwa hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi Juara Dunia MotoGP 2019 tersebut.

Dari segi keuntungan, Marc Marquez menjadi salah satu yang paling disebut mendapatkan hal tersebut.

Pembalap Repsol Honda tersebut masih belum sepenuhnya pulih dari cedera bahu.

"Favorit untuk gelar tentu sulit dikatakan saat ini, tetapi pasti ada yang favorit kalau situasinya seperti ini. Dia adalah Marc Marquez," kata Gresini, dilansir BolaSport.com dari Tuttomotoriweb.

"Marquez mendapat keuntungan dari penundaan ini untuk menyembuhkan fisiknya kembali. Jika kejuaraan dunia dimulai tepat waktu, hal itu akan menjadi malapetaka baginya," ucap dia lagi.

Para Pesepakbola Muda Indonesia Harus Jadikan Kedisplinan Identitas Wajib

Bertambah Satu Lagi di Indonesia Positif Virus Corona dari Insan Sepakbola

Karena Virus Corona Kompetisi di Eropa Terhenti, Liga di Negara Ini Malah Ngotot Lanjutkan

Argumen serupa juga dikatakan pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo.

Menurut Quartararo, penundaan penyelenggaraan MotoGP 2020 akan memberi keuntungan tersendiri bagi Marc Marquez.

Apalagi, selama menjalani tes pramusim 2020, Marquez kerap mengeluhkan kondisi fisiknya.

Quartararo pun membandingkan kondisi Honda dan Yamaha saat ini.

"Saya berada di Spanyol di Lerida dan Marc ada di sana juga. Kami memiliki kesempatan untuk mengobrol sebenarnya. Baginya istirahat ini adalah sesuatu yang maksimal karena bahunya belum 100 persen dan Honda juga punya beberapa masalah," ucap pembalap Prancis itu.

"Namun, kami (Yamaha) sudah siap. Tes di Qatar positif, kami langsung kuat. Pada lap terakhir saya menjalani simulasi balapan dan saya berhasil menjaga ritme yang baik. Ketika kita memulai balapan lagi, saya berharap memulai dengan perasaan itu," kata Quartararo lagi.

Editor: adi kurniawan
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved