Berita Musi Banyuasin

Sopir Trum Buah Salak dari Jawa Timur ke Medang SUmut Terpaksa Dirawat di RSUD Bayung Lencir Muba

seorang sopir truk pengangkut buah salak dari Jawa Barat ke Medan membuat heboh masyarakat Bayung Lencir Kabupaten Muba Provinsi Sumsel.

SRIPOKU.COM/Fajeri Ramadhoni
Truk pengakut buah salak yang sopirnya mengalami sakit dan dirawat di RSUD Bayung Lencir Muba Sumsel. Mobil ini untuk sementara sudah dipasang police line oleh pihak berwajib. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Di tengah kekhawatiran masyarakat dalam menghadapi pandemi virus Corona, seorang sopir truk pengangkut buah salak membuat heboh masyarakat Bayung Lencir, Muba Provinsi Sumsel.

Sang sopir tersebut diketahui tengah mengalami kondisi demam pada Kamis, (2/4) dan saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Bayung Lencir.

Sementara mobil truk yang terparkir di depan RSUD Bayung Lencir tersebut sudah ada sejak tadi malam dan telah di Pasang Police Line oleh pihak kepolisian.

Direktur RSUD Bayung Lencir dr. Diyanti Novitasari, MARS mengatakan, pihaknya tengah memberikan perawatan pada sopir truk tersebut yang diketahui membawa buah salak dari Jawa Barat ke Medan.

"Karena lagi demam jadi kita rawat saja dulu, awalnya sopirnya mencret karena sudah tidak tahan lagi bolak-balik ke toilet jadi si sopir ke rumah sakit," ujarnya.

Dokter Diyanti juga mengatakan bahwa sang sopir megalami gejala batuk sedikit dan dalam skala kecil. Untuk menentukan Covid-19 atau tidaknya butuh proses yang cukup panjang.

"Sekarang kita berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Muba. Masyarakat tetap waspada tapi jangan menyepelekan penyakit ini," ungkapnya.

Sopir Truk Tronton Asal Malang Meninggal Dunia di Belakang Kemudi Saat Istirahat di RM Ogan Jaya

Wanita 20 Tahun dari OKI yang Positif Covid-19 Memiliki Riwayat Perjalanan Solo dan Semarang

Mulai Beroperasi, ODP Center di Wisma Atlet Tampung 72 ODP

Menurutnya, jika ada ketakutan dan rasa cemas berlebih dapat mengakibatkan menurunnya daya tahan tubuh sehingga virus jadi mudah masuk kedalam tubuh. Maka itu masyarakat diimbau tetap tenang dan selalu waspada.

"Kita berharap hasil pemeriksaan negatif Covid-19. Langkah sang sopir untuk cepat memeriksakan diri ke rumah sakit sudah sangat tepat dan kooperatif," ujarnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut dan cemas, karena baru satu ini PDP yang ada di Bayung Lencir.

“Masyarakat jangan cemas, ia ke rumah sakit karena tidak tahan bolak-bolok ke kamar kecil. Setiap pasien yang memiliki gejala Covid-19 kita curigai, kita juga telah berkoordinasi dengan Dinkes untuk melakukan pengecekan,”jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Herryandi Sinulingga AP membenarkan adanya sopir truk dirawat di RSUD Bayung Lencir karena demam.

"Iya sudah terkonfirmasi, nanti data resminya kita persiapkan pukul 20.00 WIB melalui jubir," ujarnya singkat. (dho)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved