Virus Corona di Sumsel

Puluhan TKI di Palembang Dilakukan Rapid Test, Selama Diisolasi Diberi Makan 4 Sehat 5 Sempurna

Sebanyak 72 warga Sumsel yang bekerja sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) dari Singapura dan Malaysia tengah diisolasi di Rumah Sehat ODP

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Odi ARIA SAPUTRA
Mawardi Yahya saat mengunjungi ODP Center Wisma Atlet JSC Palembang, Kamis (2/4/2020). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebanyak 72 warga Sumsel yang bekerja sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) dari Singapura dan Malaysia tengah diisolasi di Rumah Sehat ODP center Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Kamis (2/4/2020).

Ke-72 orang TKI tersebut mendarat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang pada, Rabu (1/4/2020) sekira pukul 21.45 WIB.

Para TKI akan dilakukan isolasi selama 14 hari di dalam ODP center.

Selama masa isolasi para TKI ini ditempatkan terpisah meski satu keluarga.

Satu orang TKI ditempatkan dalam satu kamar.

Dalam masa isolasi, para TKI asli wong Sumsel ini diwajibkan memakai masker, dilarang keluar kamar dan tak boleh bertemu antara satu dengan lainnya.

Ketua ODP Corona Center, Mawardi Yahya mengatakan, puluhan TKI asal Sumsel itu diketahui menempuh rute penerbangan dari Singapura, Kuala Lumpur, Batam dan terakhir mendarat di Palembang.

TKW di Arab Saudi Jadi Milyader Karena Dinikahi Majikannya dengan Mahar Emas Satu Toko

 

Penjelasan Tentang Mekanisme Listrik Gratis dan Diskon untuk Pengguna Token

Setiap transit di berbagai tempat, ke 72 TKI dilakukan pemeriksaan dan tidak ada gejala Covid-19.

Namun untuk mengantisipasi segala kemungkinan buruk, para TKI yang baru pulang dari wilayah terjangkit ini seluruhnya dikarantina sebelum kembali ke kampung halamannya masing-masing.

"Sejauh ini semua TKI sehat. Mereka berstatus ODP akan kita rapid test.Dicek suhu tubuh, diambil sampel darah dan dikarantina selama 14 hari," katanya.

Wakil Gubernur Sumsel ini mengatakan, Pemprov Sumsel siap 100 persen menanggulangi wabah Covid-19 dengan langkah pencegahan dan penanganan.

Untuk itu, selama karantina berlangsung, para ODP akan difasilitasi hingga benar-benar pulih hingga kurun waktu dua pekan.

Diakuinya, dalam penanganan Covid-19, negara menjamin keselamatan warga negaranya.

Selama karantina, para ODP diberi makan tiga kali sehari dengan menu 4 sehat 5 sempurna ditambah ada juga makanan ringan.

Cerita Pasien PDP di Lubuklinggau yang Sudah Bisa WhatsApp Suaminya, Tergolong Keluarga Kurang Mampu

 

Inilah 5 Cara Mudah Mengobati Flu Secara Alami: ada Air Garam hingga Bawang putih

"Selain makanan mereka juga akan dicek kesehatan, senam kebugaran dan sebagainya. Ini betul-betul komitmen pemerintah mencegah penyebaran Covid-19," kata Mawardi.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved