Pelatih Cari Rumus Jitu untuk Hadapi Endo/Watanabe,Setelah Enam Kekalahan Beruntun Kevin/Gideon

Sepanjang tahun lalu, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo gagal meraih satu pun kemenangan atas Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe pada

BADMINTON INDONESIA
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo saat melakoni babak kesatu pada Japan Open 2019, di Musashino Forest Plaza, Tokyo, Rabu (24/7/2019). 

SRIPOKU.COM - Enam kekalahan beruntun yang ditelan pasangan ganda putra nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, dari Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang) membuat pelatih kepala Indonesia, Herry Iman Pierngadi, terus mencari formula untuk mengubah hasil minor tersebut.

Sepanjang tahun lalu, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo gagal meraih satu pun kemenangan atas Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe pada lima pertemuan.

Marcus/Kevin berturut-turut kalah pada final Kejuaraan Asia, perempat final Thailand Open, perempat final Hong Kong Open, serta penyisihan grup dan semifinal BWF World Tour Finals.

Kevin Sanjaya /Marcus Gideon vs Jason Anthony Ho Shue/Nyl Yakura di Laga Pertama

Saking Terkenalnya, Servis Ala Kevin Sanjaya Sampai Ada Tutorialnya Loh

Hong Kong Open 2019 - Komentar Bijak Kevin Sanjaya Pasca Kalah dari Endo/Watanabe

Catatan itu berlanjut saat Marcus/Kevin dan Endo/Watanabe bentrok pada final All England Open 2020 di Birmingham, Inggris, 15 Maret lalu.

Meski berstatus pasangan unggulan kesatu, Marcus/Kevin tetap tak mampu mengatasi permainan Endo/Watanabe yang cuma menjadi unggulan keenam.

Setelah bertanding selama 1 jam 12 menit, Marcus/Kevin kalah dengan skor 18-21, 21-12, 19-21.

"Namanya pertandingan, banyak faktor yang menentukan pemain bisa jadi juara. Tim kami (ganda putra Indonesia) harus latihan lagi, banyak evaluasi.

Memang kemarin kalah, tetapi harus dilihat bagaimana kalahnya. Prose ini yang lebih penting untuk pembelajaran," ucap Herry, dilansir BolaSport.com dari Badminton Indonesia.

"Selain cari celah kelemahan lawan, kami juga cari cara untuk perbaiki apa yang jadi kelemahan kami. Namun, jangan terlalu fokus ke satu lawan saja, masih banyak lawan lain yang juga harus diwaspadai," kata Herry lagi.

Herry Iman Pierngadi memang wajib mengevaluasi dan menemukan solusi bagi para anak didiknya, terutama Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Halaman
12
Editor: Adrian Yunus
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved