Cegah Corona dengan Mencuci Tangan, Pelembap Punya Peran Sepenting Hand Sanitizer dan Hand Wash

Aktivitas mencuci tangan saat ini menjadi aktivitas yang sangat penting dilakukan demi mencegah tertular atau terjangkit Virus Corona.

sripoku.com/refly permana
Mencuci tangan dengan air mengalir salah satu bentuk pola hidup bersih yang bisa mencegah terjangkit Virus Corona. 

SRIPOKU.COM - Aktivitas mencuci tangan saat ini menjadi aktivitas yang sangat penting dilakukan demi mencegah tertular atau terjangkit Virus Corona.

Sejak virus yang juga terkenal dengan nama Covid-19 mewabah di dunia hingga akhirnya masuk ke Indonesia, berulangkali pemerintah menyampaikan mencuci tangan kudu dilakukan sesering mungkin dalam satu hari.

Selain menggunakan air bersih dan disarankan yang mengalir, juga ditambah dengan sabun pencuci tangan atau pembersih tangan yang kerap disebut hand sanitizer.

Ternyata, selain sabun dan hand sanitizer, pelembab kulit pun jangan sampai ketinggalan, bahkan fungsinya tak kalah penting dengan dua benda yang awal.

Konstruksi Hak Adat Dalam Putusan MK RI

Dokter penyakit menular anak di Nemours/Alfred I. duPont Hospital for Children di Amerika Serikat, Craig Shapiro, kulit yang rusak akan membuat sabun dan produk pembersih dengan alkohol tidak berfungsi dengan baik.

Selain itu, ketika kulit pecah-pecah, kita akan merasa tidak nyaman dan akan cenderung lebih sedikit mencuci tangan.

Kondisi ini akan memengaruhi pencegahan penyebaran kuman dan infeksi. Tangan yang pecah-pecah dan luka juga lebih rentan terhadap infeksi.

"Dinding penghalang kulit yang rusak memungkinkan kuman dan bakteri masuk dan menyerang daerah kulit," demikian dikatakan penasihat medis senior dan Jurubicara PM Paediatrics, Christina Johns, seperti dilansir the Sydney Morning Herald.

Bek Buangan Barcelona Damia Abella Lionel Messi Bisa Hindari 100 Tekel dari 100 Percobaan

Setiap mikroba secara teknis dapat masuk melalui luka yang terbuka, meski Virus Corona cenderung masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernapasan.

Potensi penularan melalui kulit biasanya terjadi pada bakteri kulit yang khas, seperti infeksi staph and strep.

Halaman
123
Editor: Refly Permana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved