Virus Corona di Sumsel

Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM: Ibu-ibu, Jangan Cemas, Pasar Tutup Itu Hanya Hoaks

Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM memastikan tidak ada penutupan pasar di Kota Prabumulih dan kabar tersebar hanya ulah oknum.

tribunsumsel.com/edison
Penampakan Pasar Prabumulih. 

Pemerintah dan DPRD Prabumulih Bantah Isu Pasar Akan Ditutup

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Sejak beberapa hari terakhir beredar kabar dan isu jika pasar di kota Prabumulih akan dilakukan penutupan total dalam rangka pencegahan dan penanggulangan virus Covid-19 atau Virus Corona.

Menanggapi hal itu, Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM memastikan tidak ada penutupan pasar di Kota Prabumulih dan kabar tersebar di tengah masyarakat hanya ulah oknum tidak bertanggungjawab.

"Kita tegaskan tidak ada penutupan toko dan pasar. Saya hanya berpesan jaga jarak, bukan tutup.

Karena jika pasar ditutup maka masyarakat mau belanja kemana, jadi tidak ada penutupan toko atau pasar," tegas Ridho ketika diwawancarai wartawan, Selasa (31/3/2020).

Pemkot Lubuklinggau Siapkan Rp 2,5 Miliar Untuk Penanganan Covid -19 atau Virus Corona

Ridho mengimbau seluruh masyarakat khususnya para ibu rumah tangga agar tetap tenang dan tidak panik menyikapi kabar tidak benar alias hoaks tentang pasar akan ditutup.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak panic buying dengan belanja secara berlebihan karena kabar pasar akan ditutup hanya hoaks.

"Kami minta secara tegas oknum-oknum masyarakat yang tidak bertanggungjawab agar berhenti menulis kabar-kabar hoaks.

Sekarang ini bukan saatnya membuat berita-berita yang malah menimbulkan kepanikan di masyarakat," harapnya.

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Prabumulih, Sutarno SE, yang meminta masyarakat agar menyaring terlebih dahulu informasi yang didapat, memastikan kebenarannya, dan jika memang benar baru membagikan ke masyarakat luas atau media sosial.

Alasan Kiper Sriwijaya FC Baru Tinggalkan Wisma Atlet Jakabaring Palembang

"Jangan asal dapat informasi langsung sebar atau langsung bagikan tanpa tau apakah itu benar atau tidak, hati-hati dalam membagikan informasi karena ada pasalnya jika membagikan informasi hoaks," tegasnya.

Politisi Partai Golkar itu berharap kepada masyarakat agar bijak dalam membuat menggunakan media sosial dan hendaknya bersama pemerintah melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran Virus Corona.

"Jangan juga sedikit-sedikit dapat informasi langsung panik, borong belanja, sebar informasi tidak benar tapi hendaknya bersabar, perjelas dulu informasi dan tidak perlu belanja berlebihan," bebernya seraya mengungkapkan intruksi presiden bahkan meminta toko sembako tetap buka.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved