Virus Corona

Jakarta Makin Mengkhawatirkan, Dengan Suara Bergetar, Anies Baswedan Ungkap Strategi Lawan Corona

Suara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendadak bergetar ketika ia menyampaikan data mengenai jumlah korban meninggal dunia.

Kompas.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 

SRIPOKU.COM - Sampai saat ini, korban virus corona atau corona virus disease (covid-19) terus meningkat hari demi hari.

Kewaspadaan yang dimulai dari diri sendiri pun sangat diperlukan guna memutus rantai penyebaran virus corona atau corona virus disease (covid-19).

Saat ini Indonesia sedang dalam tahap waspada akibat Virus Corona atau Covid-19.

Virus Corona tersebut sangat cepat penularannya hingga saat ini pemerintah sudah mewanti-wanti masyarakat agar #DiRumahAja.

Sejumlah pekerja juga sudah melakukan pekerjaannya dari dalam rumah agar mengurangi perkumpulan yang menyebabkan penularan virus corona.

Baru-baru ini, ada pemandangan tak biasa saat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengumumkan perkembangan terkini kasus virus Corona di Ibu Kota RI.

Suara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendadak bergetar ketika ia menyampaikan data mengenai jumlah korban meninggal dunia.

Anies menyebutkan, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta mencatat 283 jasad dikebumikan kurang dari 4 jam selepas wafat.

Dibungkus plastik, menggunakan peti, dan petugas pemakamannya mengenakan alat pelindung diri (APD).

Daftar Terbaru - Corona Indonesia 31 Maret Naik Jadi 1.414 Kasus, 75 Sembuh, Jangkau 31 Provinsi

LRT Sumsel Kurangi Operasional Jadi 26 Perjalanan Perhari, Penumpang Sepi Dampak Corona

Data itu dicatat dalam kurun waktu tak sampai sebulan, yakni pada rentang 6-29 Maret 2020.

Halaman
1234
Editor: Rizka Pratiwi Utami
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved