Breaking News:

Virus Corona di Muaraenim

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, 20 Pasang Pengantin di Muaraenim Batalkan Resepsi Pernikahan

20 pasang pengantin di Kecamatan Lawang Kabupaten Muaraenim Provinsi Sumsel membatalkan acara resepsi pernikahnnya.

Editor: Tarso
Tribunsumsel.com/Ika Anggraini
Kepala KUA Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muaraenim, Midi saat menjadi penghulu dan menikahkan salah satu pasangan pengantin di Lawang Kidul dengan menggunakan masker dan sarung tangan. 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Sejak merebaknya penyebaran virus corona, ada aturan larangan mengumpulkan orang banyak.

Sehingga sampai hari ini tercatat ada sekitar 20 Pasang Pengantin yang membatalkan resepsi pernikahan di Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muaraenim Provinsi Sumsel.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala KUA Kecamatan Lawang Kidul Muaraenim, Midi SHI, Senin (30/3/2020) saat ditemui di ruang kerjanya.

" Sejak adanya larangan mengumpulkan orang banyak termasuk menggelar resepsi pernikahan oleh pihak kepolisian, hingga saat ini sekitar 20 Pasang Pengantin yang telah melaksanakan akad nikah terpaksa membatalkan resepsi pernikahan.

Larang itu terbit per 19 maret 2020, tangal 21 maretnya yang rencananya melaksanakan resepsi pernikahan akhirnya batal semua,"katanya.

Mantan Pejabat di Kabupaten OKU Provinsi Sumsel Positif Terpapar Virus Corona atau Covid-19

Penyidik Ditreskrimum Polda Sumsel Kembalikan Emas Hasil Rampokan yang Disita dari Para Pelaku

Ada 1 Pasien di Belitung Positif Covid-19, 24 Pegawai BNN Belitung Dievakuasi & Diisolasi

Dikatakan Midi, selama bulan maret ini, tercatat ada 58 peristiwa nikah di kecamatan Lawang Kidul.

" Untuk bulan April sudah ada 21 calon pasangan pengantin yang tercatat akan melaksanakan ijab kabul, dan sepertinya juga tidak akan melaksanakan resepsi pernikahan selagi masih dilarang,"katanya.

Ia juga mengatakan sebelum pelaksanaan akad nikah, pihaknya selalu menghimbau warga terkait dengan penyebaran Virus Corona (Covid 19) agar warga sementara waktu tidak mengadakan kegiatan mengumpulkan masa atau orang banyak seperti resepsi pernikahan, acara keagamaan untuk menghindari kerumunan.

"Dan terkait pelayanan Kantor Urusan Agama (KUA) mulai tanggal 26-31 Maret 2020, seperti pendaftaran nikah atau hal-hal yang bersifat mendesak dapat dilakukan via aplikasi Whatsapp, masseger yang telah dikirim ke Kades/lurah atau di http//;simkah.kemenag.go.id sedangan pelayanan lainnya dapat ditunda sampai tanggal 01 April 2020,"katanya.

Ditambahkan Midi, hal ini dilaksanakan sementara waktu untuk menghindari kontak langsung dengan masyarakat, sebagai upaya pencegahan covid 19.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved