Perampok Toko Emas Tewas Tertembak

Cerita Anak Pemilik Toko Emas di Muba: Ibu Saya Pingsan, Sampai Sekarang Masih Trauma

Dikatakan Dp, saat kejadian berlangsung, ibunya yang sedang berada di toko sempat pingsan begitu para pelaku menodongkan senpi.

sripoku.com/chairul nisyah
Dua dari tiga perampok toko emas di Muba yang meregang nyawa dan dibawa ke RS Bhayangkara Palembang. 

Tiba-tiba, para perampok ini datang dan langsung menodongkan senjata api (senpi).

"Saya yang salah satu ditodongkan senpi oleh seorang pelaku.

Saya masih ingat, saat itu jarak senpi si pelaku dengan kening saya hanya setengah meter," kata Dp.

UPDATE CORONA DI SUMSEL - Desa Muara Telang Banyuasin Terapkan Lockdown,Warga dari Luar Isolasi Diri

Dp melanjutkan, ia bersama sang ibu tidak bisa berbuat apa-apa lantaran para perampok ini datang dengan membawa senpi.

Mereka lalu memecahkan etalase untuk mengambil emas.

Tak hanya itu, mereka juga meminta dibukakan brangkas.

"Jadi tidak hanya emas yang diambil, mereka juga membawa lari uang kami senilai Rp 60 juta," kata Dp.

Informasi yang dihimpun, aparat kepolisian mendapat kabar ketiga pelaku perampokan ini sedang berada di wilayah Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir.

Ternyata, ketiganya berada di dalam satu mobil sewaan berwarna putih dan langsung digerebek untuk selanjutnya dibawa ke Mapolda Sumsel.

Namun, ketiganya melakukan perlawanan sehingga dua dari tiga pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan yang berujung pada tewasnya dua pelaku tersebut.

Halaman
123
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved