Olimpiade 2020

PB PASI Pulangkan Muhammad Zohri dan Atlet Lainnya,Olimpiade 2020 Ditunda, Dampak Virus Corona!

PB PASI merespons penundaan Olimpiade Tokyo 2020 dengan memulangkan Lalu Muhammad Zohri berserta atlet binaan lain pada 17 Maret

FERNANDO RANDY/TABLOID BOLA
Tim Pelari Indonesia yang terdiri dari Fadlin, Lalu Muhammad Zohri, Eko Rimbawan dan Bayu Kertanegara usai tampil dalam final lari Asian Games 2018 nomor estafet 4x100m di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (30/8/2018) 

SRIPOKU.COM - Lalu Muhammad Zohri dan atlet atletik lain dipulangkan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) ke daerah masing-masing.

 PB PASI merespons penundaan Olimpiade Tokyo 2020 dengan memulangkan Lalu Muhammad Zohri berserta atlet binaan lain pada 17 Maret.

Sekadar informasi, Lalu Muhammad Zohri sudah memastikan diri lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 untuk nomor lari 100 meter putra.

Pertamina Peduli Bantu 30 Unit Wastafel Portabel, Bersama Lawan COVID-19

Pelatih Sebut Lalu Muhammad Zohri Siap Tampil di Kejuaraan Dunia Atletik 2019

Hadapi Lawan Tangguh di Kualifikasi Olimpiade, Zohri Lebih Termotivasi

Kepada BolaSport.com, Sekretaris Jenderal PB PASI Tigor Tanjung mengatakan keputusan tersebut juga diambil untuk mencegah penyebaran virus corona.

"PB PASI mengadakan rapat terbatas dan langsung memutuskan untuk semua atlet pelatnas kami pulangkan ke daerah masing-masing," kata Tigor Tanjung.

Meski pulang ke daerah masing-masing, para atlet dibekali dengan latihan wajib yang harus dilakukan demi menjaga kondisi fisik tetap prima.

Para atlet yang dipulangkan menjadi tanggung jawab pengurus provinsi (Pemprov) dan pengurus daerah (Pemda) masing-masing.

"Pemda dan Pemprov mampu menerima keputusan itu dengan baik, sehingga para atlet pelatnas dipulangkan dan kami beri mereka pelatihan untuk jadi latihan setiap hari," ucap Tigor.

"Ada yang diawasi oleh pelatih karena ada pelatih pelatnas dari daerah yang sama, tapi ada juga yang tidak, tapi mereka tetap belatih,” ujar Tigor.

Tigor mengaku tak kaget dengan keputusan ditundanya Olimpiade Tokyo 2020.

Tigor menilai dengan situasi pandemi virus corona saat ini, sangat tidak memungkinkan untuk menggelar pesta olahraga sedunia tersebut.

"Bahkan akhir-akhir ini saya sudah berbicara dengan kolega saya bahwa Olimpiade masih tanda tanya. Karena kalau melihat virus Covid-19 masih begini hebatnya," tutur Tigor.

Seperti dilansir BolaSport.com dari Reuters, sebanyak 57 persen dari total 11 ribu atlet sudah mengamankan tiket ke Olimpiade Tokyo.

IOC dan federasi-federasi olahraga terkait tengah membahas perihal nasib 43 persen kuota yang masih tersisa.

Sumber : Bolasport

Editor: Adrian Yunus
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved