Breaking News:

Gunakan Anggaran tak Terduga, Pemkab Muratara Siapkan Anggaran Rp 400 Juta untuk Pencegahan Covid-19

Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menyiapkan anggaran sekitar Rp 400 juta untuk pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019.

tribunsumsel.com/rahmat aizullah
Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Muratara Susyanto Tunut (kiri), Bupati Muratara Syarif Hidayat (tengah), Ketua gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Muratara Syarmidi (kanan). 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menyiapkan anggaran sekitar Rp 400 juta untuk pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19.

Anggaran tersebut berasal dari dana tak terduga Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Muratara tahun 2020.

"Kita menggeser anggaran, bekisar Rp 400 sampai Rp 500 juta untuk pencegahan, kita pakai anggaran dari dana tak terduga," kata Bupati Muratara, Syarif Hidayat, Jumat (27/3/2020).

Satu Keluarga yang Kecelakaan di Tol Kayuagung-Palembang Hendak Hadiri Resepsi Pernikahan Keluarga

Pemkab Muratara bersama stakeholder terkait sudah mengadakan rapat gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Muratara.

Bupati Syarif menegaskan, Pemkab Muratara sangat serius dalam percepatan penanganan Virus Corona di 'Bumi Beselang Serundingan'.

"Kami sangat tanggap terhadap masalah Virus Corona ini. Kami serius melakukan pencegahan dini untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona," kata Syarif.

Menurut dia, pihaknya telah mengeluarkan beberapa kebijakan sebagai langkah pencegahan penyebaran Virus Corona.

Seperti kebijakan mengalihkan sementara aktivitas belajar di rumah untuk PAUD, SD, SMP dan PKBM dari tanggal 23 Maret sampai 6 April 2020.

Apakah Mungkin Virus Corona Bisa Ditularkan Lewat Pakaian Kita?

Pemkab Muratara bekerjasama dengan Polres Muratara membatasi kegiatan-kegiatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak.

Pemkab Muratara juga telah memerintahkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan penyemprotan disinfektan di kantor masing-masing.

Dinas Kesehatan Kabupaten Muratara pun melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum, seperti di RSUD Rupit, masjid, sekolah, pasar, dan lain-lain.

Sedihnya Proses Pemakaman Pasien Corona di Sidoarjo,Sopir Ambulans & Petugas Makam Sama-sama Menolak

Tak hanya itu, Pemkab Muratara juga mendirikan posko pemantauan di pintu masuk perbatasan antara Kabupaten Muratara Sumsel dengan Kabupaten Sarolangun Jambi.

Bupati Syarif mengimbau masyarakat Kabupaten Muratara agar tidak terlalu panik maupun khawatir yang berlebihan, namun tetap waspada.

"Mari kita bersama-sama melawan Virus Corona ini dengan mematuhi kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Mudah-mudahan wabah Virus Corona ini segera berakhir," ujarnya.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved