Permintaan Jokowi Agar Para Menteri tak Pergi Melayat Demi Hindari Kerumunan, Mahud MD Bilang Ini

Permintaan Jokowi Agar Para Menteri tak Pergi Melayat Demi Hindari Kerumunan, Mahud MD Bilang Ini

Tribunnews.com/Ferdinand Waskita
Ibunda Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo. 

"Selamat jalan Bu Sudjiatmi. Semoga ibu diterima di sisi terbaik-Nya," tulis Luhut.

Kanker empat tahun

Presiden Joko Widodo memberikan pernyataan terkait meninggalnya sang Ibunda, Rabu malam.

Jokowi mengatakan bahwa ibunya mengidap kanker selama empat tahun terakhir. Selama itu pula Sudjiatmi telah berobat.

"Ibu ini sudah empat tahun mengidap sakit yaitu kanker, dan sudah berobat. Sudah berusaha berikhtiar utamanya ke RSPAD Gatot Subroto," kata Jokowi di rumah duka.

"Tetapi memang Allah sudah menghendaki," lanjutnya.

Jokowi mengatakan bahwa Sudjiatmi mengembuskan napas terakhir pada pukul 16.45 WIB.

Jokowi juga meminta masyarakat mendoakan almarhumah.

Ia berdoa supaya sang ibunda mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

"Atas nama keluarga besar saya ingin memohon doa agar segala dosanya diampuni Allah dan khusnul khotimah," kata Jokowi.

Dimakamkan Kamis siang

Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengatakan, prosesi pemakaman Sudjiatmi Notomiharjo akan digelar mulai pukul 13.00 WIB, Kamis (26/3/2020) hari ini.

"Insya Allah kalau tidak ada perubahan akan dimakankan pukul 13.00 WIB," ujar Ngabalin.

Ibunda Joko Widodo, Sujiatmi Notomihardjo wafat pada usia 77 tahun. Foto: Momen saat Jokowi bersama ibundanya ziarah ke makam sang ayah.
Ibunda Joko Widodo, Sujiatmi Notomihardjo wafat pada usia 77 tahun. Foto: Momen saat Jokowi bersama ibundanya ziarah ke makam sang ayah. (Tribunnews)

Dalam keterangan tersebut, diinformasikan bahwa jenazah almarhumah Ibunda Presiden Joko Widodo itu akan dimakamkan di Pemakaman Keluarga Mundu, yang berada di Selokaton, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Adapun saat ini jenazah masih disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jalan Pleret Raya 9A, Banyuanyar, Solo.

Tak dihadiri menteri

Sementara itu, Fadjroel mengatakan, jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju diminta untuk tetap berada di Jakarta dan tak bertandang ke Solo.

Permintaan ini, kata Fadjroel, disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

"Kami dimintakan oleh Mensesneg untuk tetap berada di Jakarta dan menjalankan tugas yang selama ini harus kami kerjakan," kata Fadjroel kepada Kompas TV.

Fadjroel mengatakan, Pratikno telah meminta jajaran kabinet untuk tetap fokus mengemban tugas masing-masing, terutama dalam menanggulangi wabah Covid-19.

Para menteri termasuk jubir, diminta untuk mengirim doa dari Jakarta.

"Pak Mensesneg Pratikno mengatakan bahwa agar doa dari kami semua dari Kabinet Indonesia Maju disampaikan saja dari Jakarta," ujar Fadjroel.

"Dan kami diminta agar tetap fokus ke tugas masing-masing terutama kami sekarang harus menghadapi masalah Covid-19 ini," lanjutnya.

Protokol kesehatan

Fadjroel juga mengatakan, Presiden Joko Widodo tetap memperhatikan protokol kesehatan meski dalam suasana duka.

Menurut Fadjroel, Presiden tetap mengantisipasi banyaknya pelayat yang berdatangan ke rumah duka, mengingat saat ini masih dalam wabah Covid-19.

Fadjroel mengatakan, protokol Covid-19 juga diterapkan saat upacara pemakaman almarhumah.

"Tentu akan dilakukan upacara (pemakaman) dengan memperhatikan semua protokol kesehatan karena terkait Covid-19," kata Fadjroel di Kompas TV, Rabu (25/3/2020).

(Tribunnewswiki.com/Putradi,KOMPAS.com/Achmad Nasrudin Yahya/Fitria Chusna Farisa)

Sebagian Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Mahfud Batal Ajak Para Menteri Melayat Ibunda Jokowi di Solo"

Editor: Fadhila Rahma
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved