Berita Lubuklinggau

Okupansi Penumpang Bandara Silampari Lubuklinggau Sumsel Turun Drastis, Maskapai Cancel Penerbangan

Okupansi penumpang di Terminal Bandara Silampari Lubuklinggau menurun drastis pasca merebaknya virus Corona atau Covid-19.

Tribunsumsel.com/Eko Hepronis
Suasana kedatangan penumpang di Bandara Silampari Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Kamis (26/3/2020). 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Okupansi penumpang di Terminal Bandara Silampari Lubuklinggau Sumsel menurun drastis pasca merebaknya virus Corona atau Covid-19.

Kepala Bandara Silampari Lubuklinggau Sumsel, Mega Herdiyansah melalui Kasubsi Tehnik Operasi Keamanan dan Pelayanan Darurat, Tri Pono Basuki Wijiyanto mengatakan penurunan okupansi penumpang terjadi sejak dua pekan terakhir.

"Penurunan drastis penumpang mulai terjadi sejak tanggal 16 Maret lalu hingga saat ini, penurunannya hingga mencapai 50 persen," ungkapnya saat dihubungi Tribunsumsel.com, Kamis (26/3/2020).

Ia menjelaskan, okupansi penumpang yang paling banyak mengalami penurunan dialami semua maskapai baik Batik Air, Nam Air dan Wings Air, terutama penerbangan rute Jakarta Lubuklinggau.

"Rata-rata keberangkatan dan kedatangan biasanya setiap hari diangka 200 orang. Tapi sekarang baik kedatangan dan keberangkatan beberapa hari ini turun menjadi 100 orang perhari," ungkapnya.

Bahkan, untuk maskapai Nam Air saat ini mulai mengurangi penerbangan, pihak maskapai sudah mengonfirmasi ke Bandara Silampari tidak melakukan penerbangan dari Jakarta ke Lubuklinggau sejak tanggal 23, 24, 26, 28 sampai 31 Maret mendatang.

"Mereka sudah kofirmasi cancel penerbangan, untuk alasannya tidak dijelaskan, tapi dugaan kita karena imbas corona ini karena penumpangnya tidak ada," ujarnya.

Putuskan Rantai Penyebaran Virus Corona, Kodim 0404/Muaraenim Gunakan Sterilisasi Box

Pencuri Ponsel di IT I Palembang Tersungkur ke Tanah Setelah Sebutir Peluru Menembus Kakinya

2 Oknum Polres OKU Selatan Kedapatan Memiliki Sabu di Lampung Utara, Ternyata Memang Bermasalah

Termasuk, Wings Air rute Palembang-Lubuklinggau juga sudah mengurangi jadwal penerbangan, semula terbang setiap hari, saat ini mereka sudah mengonfirmasi hanya melakukan penerbangan empat kali seminggu.

"Sesuai dengan suratnya, penerbangan sepekan empat kali itu sudah dimulai dari tanggal 17-30 Maret, yakni Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu," terangnya.

Sedangkan, yang masih normal melakukan penerbangan setiap hari sampai dengan saat ini Batik Air. Walau pun berdasarkan data yang ada jumlah penumpangnya terus mengalami penurunan.

"Untuk hari ini (red) jumlah yang datang dari Jakarta 106 penumpang. Kemudian yang berangkat 30 orang," ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan, meskipun virus corona terus merebak saat ini petugas Bandara Silampari belum menerapkan kebijakan work from home (WFH). Semua petugas masih bekerja seperti biasa. Tapi sudah melengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD).

"Termasuk diterminal juga sudah dipasang stiker social distancing, sudah dilakukan penyemprotan disinfektan. Kita juga sudah menyiapkan kipas angin berisi air disinfektan dipintu kedatangan," ujarnya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved