Berita Sriwijaya FC

Berkontribusi Assist Dua Gol Kemenangan Sriwijaya FC Laga Perdana, Hari Habrian Masih Belum Puas

Seperti diketahui gol kedua Sriwijaya FC lewat tendangan penalti winger Rahel Radiansyah di menit ke-90 +2.

Berkontribusi Assist Dua Gol Kemenangan Sriwijaya FC Laga Perdana, Hari Habrian Masih Belum Puas
MEDIA OFFICER SRIWIJAYA FC
Gelandang Serang Sriwijaya FC, Hari Habrian 
Berkontribusi Assist Dua Gol Kemenangan Sriwijaya FC Laga Perdana, Hari Habrian Masih Belum Puas
 
Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz
 
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Meski telah berkontribusi membantu sebagai assist terjadinya dua gol saat menundukkan PSIM 2-1 pada laga perdana Sriwijaya FC Liga 2 yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (15/3/2020), Gelandang Serang Sriwijaya FC Hari Habrian mengaku belum puas.
 
"Yang bisa dibilang belum puas mas. Saya kemaren turun sebagai cadangan. Pasti semua pemain pengen jadi starter. Tapi itu keputusan pelatih. Gak masalah. Yang penting kita raih 3 poin," ungkap Hari Habrian.
 
Pemain nomor punggung 28 yang terkenal kecil-kecil cabe rawit dengan kelincahan ini menyadari kekurangan jelang pertandingan kondisi fisiknya tidak dalam kondisi prima.
"Pulang dari Muaraenim saya capek, lemas. Mana masuk angin. Pelatih lihatnya kita begitu, akhirnya jadi cadangan.
Alhamdulillah saya masih bisa berkontribusi dua gol Sriwijaya saya yang ikut bantu. Bikin assist golnya Rudiyana.
Sama yang bikin tendangan penalti Rahel," kata pesepakbola kelahiran Serang 28 April 1992.
 
Seperti diketahui gol kedua Sriwijaya FC lewat tendangan penalti winger Rahel Radiansyah di menit ke-90 +2.
 
Penalti ini dihadiahkan oleh wasit Rio Permana Putra lantaran sundulan kepala Hari Habrian bolanya menyentuh tangan bek PSIM Hendra Wijaya di dalam kotak penalti.
 
Kontan saja wasit menunjuk titik putih dan langsung mendapat hujan protes dari para pemain Laskar Mataram  di penjuru kanan.
 
Dengan demikian kedudukan berakhir 2-1 untuk kemenangan tim Laskar wong kito asuhan Budi Jo. 
 
Gol Sriwijaya FC sebelumnya dicetak Rudiyana di menit ke-61 yang mendapat assist juga dari Hari Habrian.
Sedangkan gol PSIM dipersembahkan striker Talaohu Abdul Mushafry di menit ke-84. 
 
Eks Gelandang Serang Tim Perserang Serang Banten saat ini pulang ke kampung halamannya di Kampung Ampel Kecamatan Walan Taka, Serang Banten selama libur kompetisi.
"Paling jaga kondisi latihan setiap pagi di lapangan dekat rumah sendirian," kata Hari Habrian yang berencana bakal meminang wanita pujaannya di tahun 2020 ini.
 
Menjadi pesepakbola, ternyata bakat yang dimiliki sulung dari dua bersaudara pasangan Madsuri dan Mutahidah dari mengikuti jejak sang ayahnya.

"Bapak dulu pemain sepakbola klub Perserang. Saya digembleng sama Bapak sejak usia 3 tahun.
Kebetulan di kampung banyak pemain dibimbing juga sama senior. Masuk SSB di kampung Kancil Putih," beber Hari.

Mengawali karir bermainnya dari Perserang Haornas 2005, kebetulan di situ main bagus diambil Persita Tangerang U-15 2007 sampai juara 3 nasional.

Kemudian naik ke Persita U-21 tahun 2013. 2014 barulah naik ke Persita senior.
Pada tahun 2015 saat Liga dibekukan, sempat hijrah ke Borneo FC 2016.
Pada Piala Kemerdekaan pindah ke Persepam Madura Utama.

Balik ke Persita tahun 2017. Tahun 2018 ke Cilegon United. Putaran 2 2018 pindah kembali ke Persita Semifinal Liga 2. 
Tahun 2019 barulah ke Perserang. Di situ top skor Perserang dengan 8 gol.

"Dari dulu saya mainnya jadi gelandang serang dan main sayap, winger. Kalau lagi kecapekan ya gitu malas latihan.
Tapi kalau lagi enak badan, semangat," ujar pemain yang mengidola Firman Utina karena visi bermainnya. 

Hari Habrian mendukung diperpanjangnya libur latihan oleh manajemen Tim Sriwijaya FC seiring otoritas sepakbola PSSI dan PT LIB selaku operator kompetisi Liga 1 dan Liga 2 mengistirahatkan pertandingan untuk mencegah penyebaran wabah covid-19 atau virus corona.

"Harusnya ditunda dulu karena virus bahaya. Apalagi sepakbola melibatkan banyak orang. Suporter. Jaga kebersihan tetap di rumah kalau lagi gak perlu. Target bawa naik Liga 1. Bisa kontribusi aja lebih banyak lagi. Kita kontribusi," kata cowok yang doyan makan Pecak Bandeng yang merupakan ikan bandeng sambel khas Serang.
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved