Bak Pelaku Kriminal, Perawat RS Rujukan Corona Tega Diusir dari Kos, Ada Juga Anak Dokter Dibully

Bak Pelaku Kriminal, Perawat RS Rujukan Corona Tega Diusir dari Kos, Ada Juga Anak Dokter Dibully

Bak Pelaku Kriminal, Perawat RS Rujukan Corona Tega Diusir dari Kos, Ada Juga Anak Dokter Dibully
INSTAGRAM.COM/@INSTA.NYINYIR
Ilustrasi dokter yang menangani pasien Virus Corona. 

Bak Pelaku Kriminal, Perawat RS Rujukan Corona Tega Diusir dari Kos, Ada Juga Anak Dokter Dibully

SRIPOKU.COM - Ada warga yang tega usir perawat RS rujukan pasien Virus Corona dari kos, anak dokter pun di-bully.

Sungguh memiriskan perlakuan warga +62.

Tenaga kesehatan yang bertugas di RS Persahabatan, yang menjadi rumah sakit rujukan nasional penanganan pasien teinfeksi Virus Corona ( Covid-19 ), mendapat perlakukan tidak menyenangkan dari masyarakat di sekitar tempat tinggalnya.

Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia Harif Fadhillah menjelaskan, ada perawat dan tenaga kesehatan yang diusir dari tempat kostanya karena ditakutkan menularkan virus.

"Sejak tahu RS Persahabatn rujukan nasional Covid-19 walaupun perawat tidak menangani Covid-19, bukan bekerja di ruang isolasinya mereka diminta tidak kost disitu," kata Harif kepada Tribunnews.com, Selasa (24/3/2020).

Laporan terkait adanya perawat yang diusir dari kosannya itu diterima pihak Persatuan Perawat Nasional sejak Minggu, 2 Maret 2020 lalu.

Saat ini perawat yang disuir dari rumah kos tersebut untuk sementara waktu mengungsi dan tinggal di Rumah Sakit Persahabatan.

"Sehingga perawat dan dokter itu sekarang yang saya dapat informasinya dan sudah saya tanya kembali mereka sedang menginap di rumah sakit," ucap Harif.

Harif menyebutkan pihak rumah sakit sedang berkoordinasi mencari tempat tinggal yang layak untuk perawat yang diusir.

Halaman
123
Editor: Fadhila Rahma
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved