Berita Selebriti

Kekeuh Tak Sebut Organ Intim, Galih Ginanjar Dituntut 3 Tahun Penjara, Pengacara Sebut Cacat Hukum!

Dalam tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum, kuasa hukum Galih Ginanjar merasa Berita Acara Perkara (BAP)kliennya itu mengalami cacat hukum

TRIBUNNEWS.COM/NURUL HANNA/KOMPAS.com/RINDI NURIS VELAROSDELA
Kekeuh Tak Sebut Organ Intim, Galih Ginanjar Dituntut 3 Tahun Penjara, Pengacara Sebut Cacat Hukum! 

SRIPOKU.COM - Galih Ginanjar sebagi satu diantara terdakwa kasua Ikan Asin mendapat tuntutan yang paling tinggi di antara yang lainnya.

Dalam tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum, kuasa hukum Galih Ginanjar merasa Berita Acara Perkara (BAP) kliennya itu mengalami cacat hukum.

Sementara Pablo Benua 2 tahun 6 bulan dab Rey Utami hanya 2 tahun. Ketiganya sama-sama mendapat denda Rp 100 juta.

Sonny Septian dan Fairuz jadi saksi di sidang kasus pencemaran nama baik yang mendudukkan trio ikan asin, Pablo Benua, Rey Utami dan Galih Ginanjar sebagai terdakwa.
Sonny Septian dan Fairuz jadi saksi di sidang kasus pencemaran nama baik yang mendudukkan trio ikan asin, Pablo Benua, Rey Utami dan Galih Ginanjar sebagai terdakwa. (kolase/dok Tribunnews.com)

"Kami kan sebagai terdakwa kami memiliki hak untuk melakukan pembelaan dan pembelaan yang kami lakukan tentu sangat banyak sekali karena kami menganggap bahwa berita acara ini terhadap klien kami adalah berita acara yang cacat hukum," kata Sugiarto Atmowijoyo selaku kuasa hukum Galih di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (23/3/2020).

 

"Dalam artian bahwa diberita acara nomor 7 dan nomor 18 itu selalu menyatakan mohon maaf (organ intim), padahal klien kami tidak pernah mengatakan hal itu. Sehingga kita lihat dari mana berita acara atau keterangan itu," ucapnya.

Tak Ikuti Aturan Pemerintah, Ria Ricis Nekat Syuting dan Buat Kerumunan Orang, sampai Dilabrak Warga

Temukan Barang Mewah di Rumah Anang Hermansyah, Sule Sindir Raffi Ahmad, Suami Nagita Disebut Kalah!

Galih mengaku akan terus menghadapi kasua tersebut dan melakukan yang terbaik. Ia sudah menyerahkan segala urusan perkaranya kepada kuasa hukumnya.

"Saya sih hadapin aja ya, apapun yang terjadi nanti, saya sih tetap maju aja terus. Yang penting selama ini saya selalu berdoa, saya serahkan semuanya kepada kuasa hukum, kuasa hukum juga sudah melakukan yang terbaik," tutur Galih.

"Ya kita lihat aja nanti dipersidangan selanjutnya pas pledoi dan putusan," ucapnya.

Persidangan kasus ujaran ikan asin terdakwa Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar di PN Jakart Selatan, Senin (24/2/2020).
Persidangan kasus ujaran ikan asin terdakwa Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar di PN Jakart Selatan, Senin (24/2/2020). (Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy)

Rey Utami Berharap yang Terbaik

Rey Utami mendapatkan tuntutan yang sedikit lebih ringan yakni 2 tahun penjara dan denda Rp 100 juta.

Halaman
12
Editor: Shafira Rianiesti Noor
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved