RS Prabumulih Tetap Melayani Seperti Biasa, Pegawai Kini Semakin Kuat Meski Sempat Dibuat Cemas

Bahkan kabar adanya tiga tenaga medis mengisolasi diri tersebut telah beredar dari pesan WhatsApp dan media sosial lainnya sejak Sabtu (21/3/2020).

tribunsumsel.com/edison
Pelayanan medis RSUD Prabumulih Senin (23/3/2020). 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Selain kabar duka jika adanya tenaga medis RSUD Prabumulih meninggal dunia di RSMH Palembang dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona, beredar kabar juga jika ada sejumlah tenaga medis yang mengisolasi diri lantaran diduga takut Virus Corona.

Bahkan kabar adanya tiga tenaga medis mengisolasi diri tersebut telah beredar dari pesan WhatsApp dan media sosial lainnya sejak Sabtu (21/3/2020) lalu.

"Kalau di pesan berantai WhatsApp itu ada tiga dokter katanya mengisolasi diri dan menutup praktek, kita banyak dapat pesan itu tapi tidak tahu kebenarannya," ungkap satu diantara warga ketika dibincangi, Senin (23/3/2020).

Bukannya Pulang, Kapolres Malah Ditertawakan Pelajar yang Nongkrong di Cafe, AKBP Yani Sampai Sujud

Kalau di media menurut sumber itu, pihaknya membaca memang pihak rumah sakit mendata dan bakal merumahkan orang-orang yang kontak dengan pasien dalam pengawasan (PDP) Virus Corona di Prabumulih.

"Mungkin termasuk tiga dokter itu, sekarang ini banyak terkesan menutup-nutupi padahal kita pengen tau untuk menjaga kesehatan," lanjutnya.

Menanggapi itu Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) RSUD Prabumulih, Adi Kuanto SKep Ners Mars membantah terkait isu adanya tenaga medis lain mengisolasi diri dan dirumahkan.

"Tidak juga seperti itu, kami hanya jaga-jaga hasil dari dokter juga kan belum keluar. Pelayanan kami tetap lancar dan berlanjut," ungkap Adi ketika dikonfirmasi via telepon.

Orang Terkaya di Asia Ini Sumbang Masker dan Alat Tes Corona untuk Indonesia, Cegah Virus Corona!

Adi mengaku pihaknya saat ini syok dengan keadaan yang terjadi saat ini terlebih isu yang berkembang bermacam-macam.

Ia bahkan tak membantah jika saat ini juga banyak tenaga medis tidak bekerja dan takut dengan Covid-19.

"Manusiawi mereka demikian, siapa saja pasti takut tapi karena kami petugas kalau kami takut tidak bekerja maka siapa yang mau mengurusi orang.

Halaman
12
Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved