Berita Muaraenim

Gubernur Sumsel Serahkan SK Pemberhentian Sementara Bupati Muaraenim, Juarsah Ditunjuk Sebagai Plt

Gubernur Sumsel H Herman Deru menyerahan Surat Keputusan (SK) Mendagri RI tentang penetapan sebagai Plt Bupati Muaraenim kepada Wakil Bupati Muaraeni

SRIPOKU.COM / ARDANI ZUHRI
Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM menyerahan Surat Keputusan (SK) Mendagri RI tentang penetapan sebagai Plt Bupati Muaraenim kepada Wakil Bupati Muaraenim H Juarsah SH, di Graha Bina Praja, Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Palembang, Senin (23/3) 

Gubernur Sumsel Serahkan SK Pemberhentian Sementara Bupati Muaraenim, Juarsah Ditunjuk Sebagai Plt

SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Gubernur Sumsel H Herman Deru  menyerahan Surat Keputusan (SK) Mendagri RI tentang penetapan sebagai Plt Bupati Muaraenim kepada Wakil Bupati Muaraenim H Juarsah SH, di Graha Bina Praja, Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Palembang, Senin (23/3/2020). 

Dalam Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (SK Mendagri) Republik Indonesia Nomor : 131.16-274 tertanggal 16 Desember 2020 tentang Pemberhentian Sementara Bupati Muaraenim.

SK pemberhentian ini dikeluarkan menyusul penetapan Bupati Muaraenim non-aktif Ir H Ahmad Yani MM sebagai terdakwa oleh Pengadilan Negeri Palembang pada 16 Desember 2019 lalu.

Melalui SK ini pula, Mendagri menunjuk Wakil Bupati Muaraenim untuk melaksanakan tugas dan kewenangan Bupati Muaraenim, terhitung mundur sesuai dengan ditandatanganinya SK yaitu tanggal 16 Desember 2020.

Selanjutnya Gubernur Sumsel dan Wakil Bupati Muaraenim menandatangi surat penugasan Wakil Bupati Muaraenim sebagai Pelaksana Tugas Bupati Muaraenim.

Warga Miskin di Malaysia Mulai Kelaparan Sejak Terapkan Lockdown, Rosman: Saya Sangat Lapar Sekarang

 

Kesibukan Raffi Ahmad di Tengah Corona Bikin Senyum, Lihat Ekspresinya pas Temani Gigi Nonton Korea

Gubernur Sumsel H Herman Deru, mengatakan bahwa pada dasarnya jabatan Wakil Bupati Muaraenim H Juarsah SH sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati sebelum SK ini diterbitkan sama saja, namun yang membedakan yaitu jika sebelumnya Plt Bupati dalam tataran bupati definitif dinyatakan non-aktif atau bisa disamakan dengan cuti, maka kali ini Plt Bupati sebagai jabatan tunggal karena bupati definitif dinyatakan berhenti, meskipun statusnya berhenti sementara.

Ia menambahkan bahwa bupati definitif yang telah diberhentikan sementara ini hanya tinggal menunggu inkrah atau keputusan hukum tetap.

Inkrah inilah yang nantinya akan dijadikan dasar Mendagri untuk menerbitkan SK pemberhentian tetap.

Herman Deru juga menjelaskan dengan adanya SK ini, maka semua hak dan kewenangan bupati definitif dinyatakan gugur atau tidak berlaku lagi termasuk tidak ada lagi penyertaan foto dan keterangan jabatan bupati pada kegiatan pemerintahan di Kabupaten Muara Enim.

Gubernur juga berharap H. Juarsah, S.H sebagai Plt. Bupati Muara Enim dapat menjalankan sisa jabatan dengan sebaik-baiknya dan optimis memacu pembangunan di Kabupaten Muara Enim.

Libatkan Mobil Damkar, Pemkot Palembang Semprotkan Disinfektan, Ada Kendaraan Sengaja Berhenti

 

Penjelasan Prof Yuwono Terkait Virus Corona, Beri Pesan Penting, Terutama Bagi Warga Palembang

Selain itu, Gubernur Sumsel juga berpesan untuk bersatu menyamakan persepsi dalam menghadapi bencana non-alam Covid-19 ini.

Ia meminta seluruh kepala daerah, termasuk Plt Bupati Muaraenim agar siaga dan tanggap dalam mengantisipasi maupun menangani kondisi ini.

Turut hadir menyaksikan penyerahan yaitu Ketua DPRD Sumsel, kepala OPD Pemprov. Sumsel, para Forkopimda Muaraenim, Sekretaris Daerah Muaraenim, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, camat dan beberapa kepala desa di Kabupaten Muaraenim.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Soccer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved