News Video Sripo

Video :Pelatih Kiper Sriwijaya FC Ferry Rotinsulu Merasa Terganggu Disetopnya Kompetisi Liga 1 dan 2

Pelatih kiper Sriwijaya FC, Ferry Rotinsulu mengaku terganggu disetopnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 selama dua minggu terkait antisipasi mewabahnya

Pelatih Kiper Sriwijaya FC Ferry Rotinsulu Merasa Terganggu Disetopnya Kompetisi 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Pelatih kiper Sriwijaya FC, Ferry Rotinsulu mengaku terganggu disetopnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 selama dua minggu terkait antisipasi mewabahnya covid-19 virus corona di tanah air.

"Dihentikannya laga ini ya sebenarnya sih kalau dibilang terganggu, terganggu. Kalau saya lihat. Kenapa? Karena jadwal sudah tersusun, kita sudah mempersiapkan tim, ada musibah seperti ini. Ya kita gak bisa berbuat apa apa sih dengan adanya bahaya virus corona ini," ungkap Ferry Rotinsulu.

Mantan kiper Sriwijaya FC ini tampak terkejut juga wabah penyakit ini sampai juga ke tanah air hingga membuat petinggi sepakbola di tanah air menghentikan sementara kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 ini.

"Sulit, gimana ya. Tadinya kita tahunya ada di seberang sana. Tahunya sudah menyebar. Yang jelas kita mencegah sajalah jangan sampailah sebisa mungkin," ujar kiper yang pernah dipanggil Timnas.

Tak hanya memberikan keleluasaan libur pada keempat kiper asuhannya, Pelatih kiper Sriwijaya FC, Ferry Rotinsulu ternyata juga memanfaatkan libur dengan berkumpul dengan ketiga anak dan istri tercintanya di Palembang.

"Saya sendiri liburan dengan keluarga saya kebetulan di Palembang juga," kata suami mantan karateka Sumsel, Annisa Katarima.

Sebelumnya pria kelahiran Palu (Sulawesi Tengah) 28 Desember 1982 telah mengingatkan keempat anak buahnya (Imam Arief Fadilah, Rudi Nurdin Rajak, Haris Rotinsulu, dan M Royhan Hafiludin) tetap latihan menjaga stamina selama liburan.

Ferry mengaku sampai sekarang jika ingin latihan masih seperti biasa dan belum perlu menggunakan masker.

"Kayaknya gak deh. Karena dengan kita aktivitas latihan di lapangan dengan sinar matahari, saya rasa jauhlah dari virus itu. Selagi kita bisa mengantisipasinya mulai dari mencuci tangan, berolahraga, kena matahari virus itu akan hilang," pungkasnya. (Abdul Hafiz)

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved