Liga Inggris

Penundaan Liga Inggris Diperpanjang Hingga 31 April, Ini Peyebabnya

Akibat Virus Corona, Penundaan jalannya kompetisi Premier League, kasta tertinggi Liga Inggris, resmi diperpanjang hingga 31 April 2020.

https://www.google.co.id/
Penundaan Liga Inggris Diperpanjang Hingga 31 April, Ini Peyebabnya 

Penundaan Liga Inggris Diperpanjang Hingga 31 April, Ini Peyebabnya

SRIPOKU.COM --  Induk sepak bola Inggris (FA) bersama Premier League dan Football League (EFL), resmi penundaan Liga Inggris diperpanjang hingga 31 April 2020, Kamis (19/3/2020) malam WIB.

Perpanjang penundaan kompetisi tertinggi di Inggris tersebut akibat Virus Corona.

Bukan hanya Premier League, tiga divisi di bawahnya hingga Liga Wanita juga bakal merasakan dampak serupa.

"Kami secara kolektif sepakat bahwa kompetisi profesional di Inggris akan ditunda hingga paling lambat 30 April," tulis pernyataan resmi beberapa pihak terkait, dikutip dari laman Premier League. 

Covid-19 di Tanah Air Semakin Meluas, Ini Pesan Singkat Bagus Kahfi Dari Inggris

Delapan Bintang Timnas Indonesia Ini Masih Melempem di Klub Liga 1 Indonesia 2020

Di Tengah Serbuan Virus Corona, Manajemen Sriwijaya FC Persilahkan Pemain Kumpul dengan Keluarga

 

Meski demikian, pihak penyelenggara berkomitmen untuk segera menemukan langkah terbaik agar dapat melanjutkan musim kompetisi 2019/2020.

"Kami bersatu dalam komitmen untuk menemukan cara melanjutkan kembali musim kompetisi 2019/2020," tulis Premier League dalam pernyataan resminya.

"Kami memastikan semua pertandingan liga dan piala klub domestik serta Eropa dapat segera dilanjutkan setelah situasi dinyatakan aman dan memungkinkan," lanjutnya.

Sebelum keputusan ini diumumkan, laga-laga Premier League dan tiga divisi di bawahnya telah ditunda hingga 4 April 2020.

Langkah tersebut diambil setelah pihak penyelenggara Premier League dan Football League (EFL) mengadakan pertemuan darurat pada Jumat (13/3/2020) pagi waktu setempat.

Mereka memutuskan untuk menggelar pertemuan darurat setelah Virus Corona mulai menyerang salah satu pelaku sepak bola Inggris, Mikel Arteta.

Arteta yang saat ini berstatus sebagai pelatih kepala Arsenal, dinyatakan positif mengidap copvid-19 pada Kamis (13/3/2020) waktu setempat.

Tidak lama berselang, kondisi serupa juga menimpa salah satu penggawa Chelsea, Callum Hudson-Odoi.

Editor: adi kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved