Breaking News:

Berita OKU Selatan

Cegah Covid-19, Pemkab OKU Selatan Liburkan Aktivitas di Sekolah Selama Dua Pekan

Cegah Covid-19, Pemkab OKU Selatan Liburkan Aktivitas di Sekolah Selama Dua Pekan

SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Kadisdik : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Selatan Zulfakar Dhan, S.Sos, Rabu (18/3/2020). 

Laporan wartawan Sripoku.com Alan Nopriansyah

Cegah Covid-19, Pemkab OKU Selatan Liburkan Aktivitas di Sekolah Selama Dua Pekan

SRIPOKU.COM, MUARADUA - Berdasarkan istruksi Presiden melalui surat edaran kementrian pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia, tentang pencegahan perkembangan penyakit corona virus desease (Covid-19) Pemerintah Daerah Kabupaten OKU Selatan meliburkan aktivitas di sekolah melainkan melalui belajar kelas di rumah.

Semua peserta didik mulai dari PAUD, SD, SMP, dan pusat kegiatan belajar mengajar (PKBM) tempat khursus dan les Negeri dan swasta yang menjadi kewenangan Kabupaten diwajibkan melakuan pembelajaran sementara di rumah terhitung selama 14 hari mulai tanggal 19 Maret hingga 1 April.

Bupati Kabupaten OKU Selatan Popo Ali Martopo, B, Commerce melalui Kepala Dinas Pendidikan Zulfakar Dhani, S.Sos membenarkan memindahkan aktivitas belajar mengajar pada peserta didik melalui kelas jauh atau jarak jauh.
"Iya benar kita mengalihkan altivitas belajar mengajar yang biasanya di sekolah dan lembaga PBKM sementara kita pindahkan melalui belajar kelas jauh,"ujar Zulfakar.

Bahkan untuk menjamin aktivitas belajar mengajar tetap berlangsung dan berjalan efektif, siswa/siswi mendapatkan tugas melewati group whatshaap dan kelas maya lewat situs internet.

Selain itu, Kepala Sekolah dan Guru di instruksikan memastikan pelayanan pembelajaran tetap berjalan efektif dengan bekerja sama dengan setiap wali siswa, serta dilakukan pendampingan oleh orang tua siswa, memfasilitasi anak-anak dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah dan memastikan anak-anak mengerjakan tugas.

Selain itu, dalam surat edaran pada tiap Kepala Sekolah diseliruh lembaga pendidikan pada setiap jenjang pendidikan, di Kabupaten OKU Selatan sementara waktu untuk tidak memanfaatkan waktu libur mengajak anak-anak bepergiaan ketempat umum seperti mall, pasar, tempat rekreasi dan sejenisnya.

Bahkan untuk kegiatan lomba-lomba didunia pendidikan yang melibatkan orang banyak dilakukan penundaan sementara, termasuk menunda pelaksanaan outing class atau study tour serta diwajibkan melakukan koordinasi dengan dinas pendidikan secara berkesinambungan. Sementara lembaga pendidikan diluar diluar kewenangan Disdik tingkat SMA dan SMK dan Perguruan Tinggi diharapkan dapat menyesuaikan

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved