Berita Pagaralam

Aktivitas Kegempaan Mulai Turun, BMKG Bengkulu Tetap Minta Warga Pagaralam Waspada

Sebelumnya PMG Ahli Muda BMKG, Stasiun Geofisika Kepahiang-Bengkulu, Sabar Apriansyah mengeluarkan realese terkait aktivitas kegempaan Tektonik

Handout
BMKG BENGKULU : Tampak salah satu petugas BMKG Bengkulu terus memantau aktivitas kegempaan di kawasan Kota Pagaralam, Minggu (15/3/2020). 

Aktivitas Kegempaan Mulai Turun, BMKG Bengkulu Tetap Minta Warga Pagaralam Waspada

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Sebelumnya PMG Ahli Muda BMKG, Stasiun Geofisika Kepahiang-Bengkulu, Sabar Apriansyah mengeluarkan realese terkait aktivitas kegempaan Tektonik diwilayah Kota Pagaralam pada, Kamis (12/3/2020) kemarin.

Bahkan dalam beberapa hari sebelum reales dikeluarkan terjadi peningkatan aktivitas kegempaan di sekitar patahan sekitaran barat Gunung Dempo, Kota Pagaralam.

Kekuatan gempa mulai dari M1,5 hingga M3,2 terjadi di patahan sekitaran barat meliputi kawasan Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat dan Gunung Dempo Kota Pagaralam.

PMG Ahli Muda BMKG, Stasiun Geofisika Kepahiang-Bengkulu, Sabar Ardiansyah, SST, Minggu (15/3/2020) saat dikonfirmasi Sripoku.com terkait perkembangan kegempaan di Pagaralam saat ini.

Pihaknya menjelaskan bahwa saat ini aktivitas kegempaan disekitaran patahan Pagaralam mulai menurun.

"Beberapa hari ini aktivitas kegempaan di Patahan Pagaralam mulai menurun. Pada Sabtu (14/3/2020) bahkan tidak ada sama sekali aktivitas gempa yang terekam. Namun Minggu (15/3/2020) pagi ada satu kali gempa dengan kekuatan MMI2," katanya.

Petani di OKI Ini Nyambi Jadi Bandar Judi Jenis Rolet, Pemainnya Kalangan Ibu-ibu dan Anak-anak

 

Pembelian Gula di Mal-mal Palembang Dibatasi, Stok Tetap Habis, Sebagian Warga Kecele tak Kebagian

Meskipun saat ini aktivitas kegempaan mulai menurun, namun pihak BMKG Bengkulu masih meminta masyarakat Pagaralam untuk waspada bencana Gempa.

"Tetap harus waspada karena berdasarkan data statistik di BMKG Bengkulu aktivitas gempa kecil masih terjadi. Dikhawatirkan gempa kecil yang terjadi merupakan pertanda akan terjadi gempa besar," ujarnya.

Berdasarkan data di BMKG Bengkulu pusat patahan berada dikawasan Kecamatan Suka Merindu Kabupaten Lahat.

Namun lokasinya sangat dekat dengan Kota Pagaralam.

"Gempa besar pernah terjadi di Kecamatan Jarai kisaran tahun 2008 dan 2014. Jika dilihat dari jarak waktu memang diprediksi 2020 ini juga akan ada gempa," ungkapnya.

Meskipun demikian diharapkan masyarakat Pagaralam dan sekitarnya tidak panik namun harus tetap waspada jika ada gempa.

"Kami minta masyarakat tidak takut atau khawatir. Namun harus tetap waspada, jika terasa ada gempa cepat keluar rumah untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan," imbaunya.

Rincian gempa yang terjadi di Pagaralam dan sekitarnya dua gempa pada tanggal 27 Februari 2020, satu kali gempa tanggal 4 Maret 2020, dua gempa tanggal 6 Maret 2020, empat gempa pada tanggal 9 Maret 2020, serta satu gempa pada tanggal 11 Maret 2020

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved