Berita Lubuklinggau

Kapolres Lubuklinggau Bantu Pondok Pesantren Imam Ahmad Lubuklinggau Sebanyak 40 Sak Semen

Ketika menjabat Kapolres Sumbawa Barat, Mustofa dikenal sebagai kapolres yang konsen membantu masjid-masjid yang tengah melakukan pembangunan.

Tribunsumsel.com/Eko Hepronis
Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa saat mengunjungi Pondok Pesantern Imam Ahmad di Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau. 

SRIPOKUCOM, LUBUKLINGGAU -Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa mendapat laporan dari anggotanya jika Pondok Pesantren Imam Ahmad di Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat I tengah bersusah payah membangun pesantren.

Mendapat kabar tersebut sebelum magrib, Kamis (5/3/2020) petang kemarin Kapolres Lubuklinggau langsung mengecek pondok pesantren yang masih sangat minim bangunan tersebut.

Saat tiba di lokasi, ia menemukan ruang kelas, pondok dan masjid hanya seadanya, beberapa bangunan yang masih proses pengerjaan juga masih terlihat.

Ketika menjabat Kapolres Sumbawa Barat, Mustofa memang dikenal sebagai kapolres yang konsen membantu masjid-masjid yang tengah melakukan pembangunan.

Seusai bertemu pengurus masjid dan para Santri ia langsung memberikan bantuan 40 Sak Semen kepada pihak pesantern.

Pesantren ini menggratiskan biaya pendidikan bagi anak fakir miskin, duafa dan  yatim piatu.

Kejar Orang dengan Kapak Merah, Warga Gandus Palembang Ini Diamankan di Polsek Prabumulih Barat

Hanya Menbuka Kios Buah Alpukat, Erlinda Bisa Beli Rumah, Mobil dan Sekolah Anaknya ke Universitas

Jembatan Beton Akses Penghubung Antar Desa Selesai Dibangun, Warga Desa Tanjung Sari Gelar Syukuran

Dalam penyerahan tersebut diterima langsung oleh pengasuh Pondok Pesantren Imam Ahmad dengan didampingi para santri dan beberapa pengurus lainnya.

AKBP Mustofa mengatakan pemberian bantuan itu merupakan wujud bantuan dan bentuk perhatian polisi kepada pondok pesantren yang tengah giat melakukan pembangunan.

"Pembangunan pesantren ini memerlukan dana yang tidak sedikit, saya hanya membantu sedikit sekali, mudah-mudahan dengan ini dapat menggugah para donatur lainnya untuk membantu," ungkapnya pada wartawan, Jumat (6/3/2020).

Ia menuturkan, membantu pesantren yang tengah dibangun sudah menjadi kebiasaannya, dimana setiap ia berdinas bantuannya selalu berupa semen, niatnya tidak lain semoga bisa langsung bermanfaat.

"Kalau kita berikan sembako atau uang kan habis gitu saja, ini menurut saya saja, kalau sadaqoh apapun bentuknya insya Allah berkah, kita punya penilaian sendiri dan hanya Allah SWT yang membalas amal ibadah kita” ujarnya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved