Berita Pagaralam

Kabar Gembira! Jalur Pendakian Gunung Dempo Pagaralam Sumsel Dibuka Kembali, Ini Ketentuannya

Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam telah membuka kembali jalur pendakian bagi para pendaki yang hendak naik puncak Gunung Api Dempo (GAD).

SRIPOKU.COM/Wawan Septiawan
Gunung Dempo Pagaralam Sumsel dibalik kebun teh 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Kabar gembira bagi para pecinta alam yang suka mendaki Gunung Dempo Pagaralam Sumsel.

Pasalnya Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam telah  membuka kembali  jalur pendakian bagi para pendaki yang hendak naik puncak Gunung Api Dempo (GAD).

Sebelumnya Pemkot Pagaralam sempat menutup jalur pendakian dari semua jalur baik jalur Tugu Rimau maupun Kampung IV menyusul adanya konflik antara manusia dan harimau beberapa waktu lalu.

Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni menyatakan larangan pendakian ke puncak Gunung Dempo dicabut. Untuk itu Gunung Dempo dibuka kembali untuk pendakian.

"Pendakian menuju puncak Gunung Dempo sudah kembali dibuka. Pasalnya harimau yang sempat menghebohkan warga sudah berhasil ditangkap dan dikarantina di Lampung," ujar Wako beberapa waktu lalu.

Kejar Orang dengan Kapak Merah, Warga Gandus Palembang Ini Diamankan di Polsek Prabumulih Barat

Hanya Menbuka Kios Buah Alpukat, Erlinda Bisa Beli Rumah, Mobil dan Sekolah Anaknya ke Universitas

Kapolres Lubuklinggau Bantu Pondok Pesantren Imam Ahmad Lubuklinggau Sebanyak 40 Sak Semen

Namun Walikota menginstruksikan agar jalur pendakian dikonsentrasikan hanya melalui Kampung (Tangsi) IV saja dan tidak ada jalur lainnya.

Hal ini untuk mengetahui jumlah pendaki yang hendak muncak.

"Para pendaki harusnya hanya melalui satu pintu masuk, yaitu spot awal pendakian di Kampung IV, tidak dari titik lain termasuk Tugu Rimau. Setiap pendaki harus lapor dengan identitas yang jelas dan benar," katanya.

Alpian juga meminta semua pendaki dapat menjaga kebersihan saat berada di puncak Dempo. Semua sampah tidak boleh dibuang diatas harus dibawa ke bawah.

"Saat kembali pendaki diwajibkan membawa plastik kemasannya. Karena nantinya barang bawaan pendaki akan diperiksa saat mendaki dan turun," tegas Wako.(one)

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved