Breaking News:

Berangkat dari Desa, Astiani Bertekat Bawa Nama MUA Asal Banyuasin Dikenali Seantero Sumsel

Perempuan ramah senyum yang datang dari Desa Sembawa Banyuasin ini beberapa hari yang lalu mengikuti perlombaan antar sesama MUA di Sumsel.

dok. pribadi
Astiani ketika merias seorang model saat mengikuti Palembang Wedding Festival 2020. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Muhammad Aryanto

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Profesi Make up Artist (MUA) makin banyak digeluti kalangan perempuan.

Bukan hanya di Palembang, masyarakat di sejumlah kabupaten dan kota lain di Sumsel kini mulai bergeliat menggeluti profesi sebagai seorang penata rias.

Saking kepingin terus mengeksplorasi diri, mereka pun merasa tak puas sekedar menggeluti profesi ini untuk kepentingan pernikahan saja.

Apa yang dilakukan Astiani bisa dijadikan salah satu contohnya.

Perempuan ramah senyum yang datang dari Desa Sembawa Banyuasin ini beberapa hari yang lalu mengikuti perlombaan antar sesama MUA di Sumsel yang berlangsung di Palembang Indah Mall.

Diakuinya, ini baru pertama kali ia terlibat dalam kompetisi yang ruang lingkupnya berskala tingkat provinsi.

Bupati Waropen Ditetapkan Tersangka Gratifikasi, Massa tidak Terima Kemudian Bakar Kantor Bupati

 "Nama kompetisinya Palembang Wedding Festival 2020 dan diikuti sejumlah MUA di Sumsel. Untuk saya pribadi, ini baru pertama kali karena biasanya ikut perlombaan di tingkat kabupaten saja," kata perempuan berkacamata ini, Jumat (6/3/2020).

Bagi pemilik Adel Yani Salon ini, bukan kemenangan yang ia cari.

Perempuan yang sudah berlatih MUA sejak tahun 2001 ini mengaku hanya kepingin mencari pengalaman.

Halaman
12
Penulis: Muhammadaryanto
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved