Olimpiade Tokyo 2020
Ekspektasi Publik Tak Turunkan Motivasi Marcus/Kevin Jelang Olimpiade Tokyo 2020
Pasangan berjulukan Minions tersebut memenangi delapan gelar pada turnamen yang mereka ikuti sepanjang tahun.
SRIPOKU.COM - Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, menyebut motivasi ganda putra nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, tetap tinggi menjelang Olimpiade Tokyo 2020.
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sudah dipastikan lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 pada Juli mendatang.
Mereka lolos berkat predikat pemain nomor satu dunia dan pencapaian yang sangat baik pada tahun 2019.
Pasangan berjulukan Minions tersebut memenangi delapan gelar pada turnamen yang mereka ikuti sepanjang tahun.
• Alami Kekalahan Gini Cara Marcus Fernaldi Gideon Atasi Perasaan Kecewa
• Striker Arema FC Kushedya Hari Yudo Lakukan Selebrasi Layaknya Singa Mengaum
• Main Cepat, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukses Tumbangkan Ganda Putra Jepang
Namun, mereka juga tak luput dari sandungan.
Kiprah Marcus/Kevin tak maksimal pada tiga turnamen besar: All England Open 2019, Kejuaraan Dunia 2019, dan BWF World Tour Finals 2019.
Mereka tersisih pada babak pertama All England Open 2019, lalu tersingkir pada babak kedua Kejuaraan Dunia 2019.
Selanjutnya, Marcus/Kevin tersandung pada semifinal BWF World Tour Finals 2019.
Herry Iman Pierngadi menilai halangan-halangan tersebut tak mengurangi motivasi Marcus/Kevin.
"Sejauh ini tidak ada pengaruhnya ke motivasi. Orang kan biasa melihat mereka saat juara, jadi tidak bisa kalau mereka kalah. Ekspektasi publik kan maunya melihat Marcus/Kevin. Kalau juara sudah biasa, kalau kalah tidak biasa," kata Herry di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta.
"Namanya semua pemain pasti kan ada menang dan kalahnya. Cuma karena persentase kemenangan mereka lebih besar, jadi kesannya tidak boleh kalah," tuturnya melanjutkan.
Herry juga mengatakan Marcus/Kevin tak terbebani dengan ekspektasi demikian.
"Marcus/Kevin sudah terbiasa dengan ekspektasi seperti itu dan siap dengan konsekuensinya. Saat bertanding di turnamen seperti Indonesia Open mereka sepertinya enjoy saja," ucap Herry.
Di sisi lain, Herry mengakui Marcus/Kevin masih punya rasa penasaran setiap kalah pada turnamen besar.
"Kalau di event besar seperti Kejuaraan Dunia mungkin ada rasa-rasa penasaran. Mungkin mereka merasa sudah pernah beberapa kali main tetapi belum juga juara di sana. Itu yang harus kita cari solusinya," tutur dia lagi.
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo akan bertanding pada All England Open 2020 di Birmingham, Inggris, 11-15 Maret 2020.
Mereka akan bersua Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty pada babak pertama.
Head-to-head Marcus/Kevin atas Rankireddy/Shetty sangat baik, dengan selalu menang pada delapan pertemuan sebelumnya.