Lapak Dagangannya Dibongkar,Ibu Penjual Nasi Panjat Tower,Walikota Tegal Turun Tangan Bujuk Turun

Tidak terima lapaknya dibongkar, Yuli Purwari (40), nekat memanjat tower stasiun, Selasa (3/3/2020).

KOMPAS.com/Tresno Setiadi)
Petugas menunggu di bawah tower stasiun, dimana seorang PKL masih berada di tower sebagai bentuk protes pembongkaran yang dilakukan Pemkot Tegal dan PT. KAI, Selasa (3/3/2020)(KOMPAS.com/Tresno Setiadi) 

Lapak Dagangannya Dibongkar, Ibu Penjual Nasi Protes Panjat Tower, Walikota Tegal Sampai Turun Tangan Bujuk Turun

SRIPOKU.COM -- Tidak terima lapaknya dibongkar, Yuli Purwari (40), nekat memanjat tower stasiun, Selasa (3/3/2020).

Yuli naik saat proses pembongkaran yang dilakukan Pemkot Tegal dan PT KAI sebagai upaya revitalisasi wajah kota di hari kedua yang berlangsung Selasa pagi.

Proses pembongkaran dengan alat berat baru berjalan sekitar satu jam, ibu satu anak ini nekat menaiki tower sekitar pukul 09.00 WIB.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono yang datang berusaha membujuk melalui pengeras suara.

Tak mendapat respons dari Yuli, seorang petugas Damkar turut naik ke atas tower untuk membujuk.

Komunikasi kembali berjalan antara Dedy bersama Yuli melalui HT.

Kontak Langsung dengan Pasien Positif Corona Asal Singapura, 15 Orang di Batam Dikarantina

 

Sumsel Antisipasi Virus Corona, dari Maskapai Hingga Bandara akan Lebih Ketat dalam Pengawasan

"Saya janji nanti langsung akan ditempatkan di relokasi yang layak. Ibu turun," kata Wali Kota Dedy. Namun upaya tersebut belum membuat Yuli mau beranjak turun, seperti dikutip dari Kompas.com.

Negosiasi antara Yuli dan petugas masih berjalan di atas tower.

Yuli akhirnya mau turun setelah merasa puas dengan jawaban Walikota Dedy.

Halaman
12
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved