Komisi II DPRD Pagaralam Nilai Disperindagkop belum Siap Relokasi PKL ke Pasar Induk Nendagung

Sejumlah PKL dengan kesadaran masing-masing membuka sendiri lapak mereka yang didirikan di jalan di kawasan Pasar tersebut.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/wawan
Tampak kondisi Pasar Induk Nendagung pasca relokasi PKL beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) pada 17 Feberuari 2020 lalu melakukan relokasi Pedagang Kali Lima (PKL) di kawasan Pasar Induk Nendagung.

Relokasi dilakukan tim tanpa ada perlawanan dari para PKL.

Bahkan, sejumlah PKL dengan kesadaran masing-masing membuka sendiri lapak mereka yang didirikan di jalan di kawasan Pasar tersebut. 

PKL direlokasi untuk masuk ke gedung Pasar Nendagung yang memang sudah disiapkan kios-kios oleh Pemkot Pagaralam.

Pasalnya selama ini kios yang ada tidak ditempati oleh PKL karena PKL menggelar lapak di luar gedung pasar.

Deskranada OKU Selatan Gencar Promosikan Kawai Kanduk dan Kerajinan Tangan Lokal

Namun, upaya relokasi yang dilakukan Disperindagkop tersebut mendapat kritikan dari Komisi II DPRD Kota Pagaralam sebagai mitra kerja Disperindagkop.

Hal ini diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Olivia dalam sidang Paripurna menanggapi LKPJ Walikota Pagaralam, Senin (2/3/2020) di ruang rapat Paripurna DPRD Pagaralam.

Menurut Olivia, pihak Disperindagkop tidak siap melakukan relokasi. Pasalnya di lokasi relokasi PKL yaitu Gedung Pasar Nendagung masih belum siap menampung PKL yang ada.

"Disperindagkop tidak memiliki perencanaan yang matang sebelum melakukan relokasi.

Pasalnya lokasi relokasi PKL yaitu Gedung Pasar Nendagung belum siap menampung pedagang," ujarnya saat membacakan hasil pembahasan Komisi II terhadap LKPJ Walikota Pagaralam tahun 2019.

Pihaknya mendapati bahwa lampu yang ada di gedung Pasar Nendagung belum hidup atau mati. Akibatnya kondisi pasar saat aktivitas pagi hati gelap gulita.

Saksi Ini Pernah Antar Kardus Mi Berisikan Uang ke Ahmad Yani, Sedangkan ke Juarsah Kotak Sepatu

"Lampu di gedung Pasar Nendagung mati atau belum hidup. Akibatnya pasar menjadi gelap saat pagi hari ketika aktivitas pasar sudah berjalan," katanya.

Pihak Komisi II berharap agar apa saja yang masih kurang dalam upaya relokasi PKL Pasar Induk Nendagung dapat segera diatasi hal ini agar pedagang nyaman berada dilokasi baru.

Sementara itu Kadisperindagkop Pagaralam, Dawam saat dimintai keterangan terkait tanggapan Komisi II tersebut mengatakan, bahwa saat ini kondisi Pasar Induk Nendagung sudah terang dan sudah dipasang lampu.

"Pasar masih gelap saat relokasi hari pertama, namun setelahnya sudah kita atasi dengan memasangi lampu di gedung Pasar tersebut," jawabnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved