Breaking News:

Adv

Imbauan KPKNL, Masyarakat Jangan Mudah Tergiur Tawaran Lelang Murah Lewat WhatsApp

Ridho Wahyono mengatakan meski telah banyak korban yang dirugikan penipuan lelang ini kembali berulang dan selalu ada yang menjadi korban.

SRIPOKU.COM/Jati Purwanti
Pegawai KPKNL 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Maraknya praktik penipuan lelang dengan mencatut nama salah satu pejabat, Kantor Pelayanan Kekayaan dan Lelang Negara (KPKNL) Palembang mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan jangan mudah tergiur tawaran produk lelang dengan harga murah.

Kepala KPKNL Palembang, Ridho Wahyono mengatakan meski telah banyak korban yang dirugikan penipuan lelang ini kembali berulang dan selalu ada masyarakat yang menjadi korban.

"Para penipu ini biasanya menggunakan WhatsApp dengan nama dan foto salah satu pegawai atau pejabat KPKNL. Lalu menanyakan kabar selayaknya teman lama dan langsung menawarkan produk lelang dengan harga yang miring," katanya, Selasa (3/3/2020).

Menurutnya, korban penipuan pun berasal dari beragam latar belakang. Sebagian besar menjadi korban penipuan biasanya tergiur tawaran produk kendaraan seperti mobil dan mobil.

"Nominal kerugian akibat penipuan lelang ini pun besar. Ada yang bahkan sampai ratusan juta," tambah Ridho.

Disebutkan Ridho, untuk proses pelelangan resmi masyarakat dapat mengikuti pelelangan secara daring melalui situs resmi www.lelang.go.id . Sistem lelang pun bersifat terbuka dan dapat diikuti oleh siapa saja yang telah mendaftarkan diri sebagai calon pelelang.

Danau Air Batu Menawan dan Alami, Memiliki Tiga Warna Air Cocok untuk Pengambilan Foto Prewedding

Dinkes Kabupaten PALI Perketat Keluar Masuk Tenaga Kerja Asing dan Warga Berpergian ke Luar Negeri

Ahmad Yani Mengaku Dirinya tidak Pernah Menerima Kardus Mi Berisikan Uang

Adapun proses pembayaran barang lelang hanya melalui sistem transfer melalui rekening virtual account dan bukan lewat pengiriman uang ke rekening pribadi pihak yang menawarkan lelang.

"Bisa dipastikan penipuan kalau yang menawarkan produk lelang minta pembayaran lewat transfer ke rekening pribadi," jelas Ridho.

Untuk mitra lelang, KPKNL bermitra dengan kalangan perusahaan perbankan milik negara atau bank BUMN seperti bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN.

Produk lelang yang tersedia di situs resmi tersebut yaitu mulai dari tanah, ruko, rumah, hotel dan vila, pabrik, kayu, besi tua, motor mobil, elektronik, inventaris, bongkaran dan lainnya.

Sementara itu, untuk pengambilan produk yang berhasil dilelang, peserta lelang dapat mengambilnya langsung di kantor atau instansi penyelenggara lelang.

Ridho juga meminta agar masyarakat memastikan terlebih dahulu keberadaan dan mengetahui kondisi barang yang dilelang.

"Cara pelelangannya adalah dengan cara kompetisi. Peserta yang menawar dengan harga tertinggi menjadi pemenang lelang." ujar Ridho.(Adv/mg3)

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved