Kuliner

LEMPOK Durian Makanan yang Wajib Dicicipi saat ke Kabupaten Empat Lawang, Begini Cara Pembuatannya!

LEMPOK Durian Makanan yang Wajib Dicicipi saat ke Kabupaten Empat Lawang, Begini Cara Pembuatannya!

SRIPOKU.COM/AWIJAYA
LEMPOK Durian Makanan yang Wajib Dicicipi saat ke Kabupaten Empat Lawang, Begini Cara Pembuatannya! 

Laporan wartawan Sripoku.com, Awijaya

LEMPOK Durian Makanan yang Wajib Dicicipi saat ke Kabupaten Empat Lawang, Begini Cara Pembuatannya!

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG - Lempok durian, merupakan makanan khas dari Kabupaten Empat Lawang, lempok durian ini biasanya diolah dan dimasak pada saat musim panen buah durian di Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.

Ketika musim durian tiba, sejumlah pengusaha rumahan dan rumah- rumah warga banyak di jumpai membuat lempok durian untuk sekedar paganan maupun dijual sebagai oleh - oleh dari Empat Lawang

Ketika di rumah warga ada yang memasak lempok durian, maka aroma wangi buah durian yang di sangrai diatas kuali dengan api akan tercium hingga kerumah sebelah

Proses pembuatan lempok buah durian, dimulai dari pemilihan buah durian matang yang sudah disiapkan berkualitas baik, pertama durian dikupas, antara daging durian dengan biji durian dipisahkan

Setelah itu daging durian diamasukan didalam kuali, untuk disangrai diatas api cukup besar, saat dimasak harus secara terus menerus di aduk agar daging durian tidak gosong selama 3,5 jam di atas api.

Biasanya lempok durian ini di packing dengan ukuran bermacam - macam. Ada yang mirip dodol, ada juga yang bentuknya besar seukuran lengan orang dewasa di bungkus plastik kue pada umumnya

Untuk mendapatkan hasil lempok durian sebanyak 1 Kg, maka dibutuhkan buah durian sebanyak 10 sampai 12 buah durian matang. Jika ingin membuat 2 Kg lempok durian maka kelipatannya.

Biasanya lempok durian ini akan dijual sebagai oleh - oleh makanan khas dari Kabupaten Empat Lawang. Ketika wisman atau pengunjung ke Kabupaten Empat Lawang, makanan khas yang wajib dicicipi adalah lempok durian.

Meskipun tidak ada waktu tertentu penyajian lempok durian ini

Hasan (60), warga Tanjung Kupang, Tebing Tinggi sudah sejak 1990 usaha lempok durian, saat ini lempok durian olahannya sudah dikirim ke berbagai kota kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Lampung. Jambi, Bengkulu dan Palembang.

Biasanya dalam satu kali pengiriman paling sedikit 500 Kg bahkan ada juga yang sampai 1 Ton, usaha ini ia geluti hanya ketika musim buah durian saja.

Dalam sehari Hasan bisa memproduksi lempok sebanyak 400 Kg. dengan memperkerjakan karyawan sebanyak 9 orang.

Penulis: Awijaya
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved