Mantan Kadishub Prabumulih Ditahan di Rutan Pakjo Palembang, Kasus Pengelolaan Jasa Parkir

Setelah sebelumnya melimpahkan berkas tersangka Dedi Dusra, giliran mantan Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Prabumulih selaku Pengguna Anggaran (PA)

Mantan Kadishub Prabumulih Ditahan di Rutan Pakjo Palembang, Kasus Pengelolaan Jasa Parkir
SRIPOKU.COM / Edison
Tersangka Syarifudin saat dibawa langsung oleh Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kajari Prabumulih, Wan Susilo Hadi SH menuju mobil tahanan untuk dibawa dan dititip ke Rutan Pakjo Palembang. 

Mantan Kadishub Prabumulih Ditahan di Rutan Pakjo Palembang, Kasus Pengelolaan Jasa Parkir

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Setelah sebelumnya melimpahkan berkas tersangka Dedi Dusra, giliran mantan Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Prabumulih selaku Pengguna Anggaran (PA) yakni Syarifudin dilimpahkan kepolisian ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih, Rabu (26/02/2020).

Syarifudin dibawa petugas Tipikor Polres Prabumulih didamping kuasa hukum dengan menggunakan baju putih, celana hitam dan menggunakan peci cokelat.

Selanjutnya setelah diserahkan ke kejaksaan, sekitar pukul 16.00, tersangka kasus dugaan korupsi parkir di Dinas Perhubungan Pemkot Prabumulih tahun 2015 itu langsung dibawa ke Palembang untuk dititip ke Rutan Pakjo Palembang.

Saat dibawa keluar ruangan tersangka mengenakan baju tahanan Kejari Prabumulih dan masker penutup wajah.

Syarifudin dibawa langsung oleh Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kajari Prabumulih, Wan Susilo Hadi SH menuju mobil tahanan dan diberangkatkan ke Palembang.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Prabumulih, Topik Gunawan SH MH didampingi Kasi Pidsus, Wan Susilo Hadi SH ketika diwawancarai mengatakan penahanan terhadap tersangka berkaitan tindak pidana korupsi pengelolaan jasa parkir tahun 2015.

"Jadi dalam pengelolaan jasa parkir itu memang ada kerjasama antara Dinas Perhubungan kota Prabumulih dengan salah satu penyedia. Penyedia atau kontraktor melaksanakan kegiatan sudah proses tahap 2, kita tahan di rutan Pakjo Palembang, ini pengguna anggarannya," ungkap Wan ketika diwawancarai.

Sempat Gagal, Ratih Kini Peraih Nilai SKD CPNS di PALI, Ngaku tak Mau Ulangi Kegagalan

 

Kobaran Api Muncul di Pemukiman Padat Penduduk Kecamatan Kayuagung, Warga Langsung Bergerak Cepat

Kasi Pidsus mengatakan, pelimpahan tahap dua itu dilakukan segera disebabkan proses penyelidikan sudah lengkap, selanjutnya pihaknya langsung melimpahkan ke rumah tahanan di Palembang.

"Percepatan proses juga nanti segera kita limpahkan ke persidangan supaya ada kepastian hukum," katanya.

Halaman
12
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved