Pria di Muaraenim Ini Diamuk Massa Saat Berduaan dengan Istri Orang, Ternyata Juga Bawa Sabu

Dirinya diamuk massa hingga babak belur lantaran berduaan dengan seorang perempuan yang menurut warga masih berstatuskan istri orang.

handout
Pria di Muaraenim yang babak belur diamuk massa karena berduaan dengan seorang perempuan. 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Kelakuan Yefri Ariadi (44), warga Lingkungan I, Desa Gelumbang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, hampir saja melayangkan nyawanya.

Dirinya diamuk massa hingga babak belur lantaran berduaan dengan seorang perempuan yang menurut warga masih berstatuskan istri orang.

Ia lalu diserahkan ke Polsek Gelumbang Senin (24/2/2020) hingga diketahui juga membawa narkoba jenis sabu.

Hari ke 7 Ashraf Meninggal Dunia, Kondisi BCL Diungkap Sahabat, Sudah Tenang dan Siap Aktivitas Lagi

Dari informasi yang berhasil dihimpun Selasa (25/2/2020), kejadian tersebut berawal pelaku babak belur diamuk massa karena diduga telah berbuat asusila dengan istri orang lain.

Kemudian pelaku diserahkan dan diamankan di kantor Polsek Gelumbang untuk dimintai keterangan.

Namun sebelum dimintai keterangan, petugas melakukan penggeledahan badan dan berhasil menemukan satu paket narkotika jenis sabu yang disimpan dalam saku celana sebelah kiri pelaku.

Selanjutnya pelaku dilakukan interogasi dan mengakui bahwa barang yang ditemukan adalah benar miliknya, dan langsung diamankan di Mapolres Muaraenim guna dilakukan proses lebih lanjut.

Menurut Yefri, bahwa awalnya ia diamuk massa karena dituduh berselingkuh, padahal bukan istri orang tetapi janda.

Janji Ashraf Sinclair ke Vidi Aldiano Sirna, Kondisi BCL saat Tahlilan Bocor, Harus Ditemani Dokter

Dan ketika diperiksa ia ketahuan membawa sabu di dalam kantong celananya untuk digunakannya sendiri.

"Saya agak lupa pak kejadiannya, malam itu saya ingat dipukul massa," kata ayah tiga anak ini dengan muka penuh luka lebam.

Kapolres Muaraenim AKBP Donni Eka Syaputra melalui Kasat Reserse Narkoba Polres Muaraenim AKP I Putu Suryawan, mengatakan pihaknya telah mengamankan tersangka dan barang bukti satu paket narkotika jenis sabu seberat 0,24 gram dan satu helai celana pendek warna krem.

Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan UU No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.

"Kita amankan dahulu dalam kasus Narkoba, untuk masalah asusila akan menyusul," tegasnya.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved