Breaking News:

Melatih Atlet Disabilitas adalah Panggilan Jiwa Saya

Ungkapan ini cocok disematkan pada Ketua Pengurus Daerah SOIna Sumatera Selatan, Sri Mulya Ningsih. Perempuan ini masih saja lincah dan energik.

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Refly Permana
sripoku.com/jati
Sri Mulyaningsih bersama ketua Komunitas Youth Club Palembang, Radif Dwi Seto. 

Laporan wartawan sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tua-tua keladi. Makin tua makin jadi.

Ungkapan ini cocok disematkan pada Ketua Pengurus Daerah SOIna Sumatera Selatan, Sri Mulya Ningsih.

Perempuan ini masih saja lincah dan energik meski usianya telah memasuki 86 tahun.

Saban, ada pertemuan dengan atlet disabilitas intelektual, kedatangan Mbak Ning, sapaan akrabnya, sangat dinantikan oleh para atlet spesial dan juga relawan yang tergabung di komunitas Youth Club Palembang.

Ning tampak tidak memiliki rasa lelah dan aktif bergerak ke sana ke sini lalu mengajak para atlet tersebut bermain dan melakukan senam.

Ning sendiri jualah yang menjadi instruktur senam tersebut.

Video: Bupati Banyuasin H Askolani SH MH Meresmikan Rumah Sakit Bunda Medika Jakabaring Palembang

"Saya bahagia menjadi pembina anak-anak atlet atlet disabilitas intelektual yang luar biasa ini. Melatih mereka adalah panggilan jiwa saya," katanya, Kamis (20/2/2020).

Bagi Ning, membina dan melatih atlet istimewa tersebut adalah tugas mulia sebab menurutnya anak-anak tersebut juga harus memiliki hak yang sama dengan anak-anak normal lainnya.

Di bawah kepemimpinan Ning, sejak 2007 lalu sudah banyak atlet disabilitas intelektual asal Sumsel yang mengikuti ajang olimpiade khusus atlet spesial di berbagai negara.

"Anak-anak ini harus merdeka. Jangan sampai dikucilkan. Mereka punya kemampuan yang bahkan di atas anak-anak normal," ujarnya.

Dia mengisahkan, sebetulnya dia tak menyangka diberi amanah sebagai pengurus daerah organisasi yang berfokus pada pengembangan kemampuan anak dengan kebutuhan khusus di Sumsel.

Jauh sebelum menjabat ketua, Ning sudah aktif di Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) Sumsel dan berbagai organisasi sosial lainnya.

Jiwa sosialnya sudah terasah sejak tahun 1980-an.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved