Cuti Hamil dan Melahirkan Bakal Dihapus? Begini Jawaban Menteri Tenaga Kerja:Ketentuan Ada di UU 13

Cuti Hamil dan Melahirkan Bakal Dihapus? Begini Jawaban Mentri Tenaga Kerja:Ketentuan Ada di UU 13

Cuti Hamil dan Melahirkan Bakal Dihapus? Begini Jawaban Menteri Tenaga Kerja:Ketentuan Ada di UU 13
Istimewa
Cuti Hamil dan Melahirkan Bakal Dihapus? Begini Jawaban Menteri Tenaga Kerja:Ketentuan Ada di UU 13 

Benarkah Cuti Hamil dan Melahirkan Bakal Dihapus? setidaknya isu tersebut berhembus kencang jelang pentepan Omnibus Law Cipta Kerja.

SRIPOKU.COM-Terkait dengan isu yang merebak jika Cuti Hamil dan Melahirkan Bakal Dihapus, maka Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah pun angkat bicara.

Tidak hanya Cuti Hamil dan Melahirkan, cuti menikah bahkan ada beberapa cuti haid, serta dibolehkan menyusui saat kerja pun menjadi pembahasan.

Namun Menteri Tenaga Kerja menjelaskan UU itu tidak dihapus, tetapi ada beberapa aturan penjelasan yang pastinya hak-hak tersebut masih berlaku.

Heboh bahwa Cuti Hamil dan Melahirkan akan dihapus itu, memang merebak saat Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja segrea disahkan, sehingga menjadi sorotan banyak pihak.

Meski kemudian tidak dihapus tetapi ada banyak aturan yang berlaku saat ini dihapus atau bahkan diubah.

Salah satu poin yang ramai dibicarakan adalah aturan mengenai hak pekerja mendapatkan cuti Hamil dan Melahirkan hingga cuti haid.

Pasalnya, terdapat pemberitaan yang menyebutkan bahwa hak-hak tersebut dihapus melalui Omnibus Law Cipta Kerja.

Namun Menteri Tenaga Kerja memberikan penegasan bahwa aturan itu tidak dihapus.

Aturan Tetap Berlaku

Halaman
123
Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved