Berita OKU Timur

Dalangi Sejumlah Aksi Perampokkan, Oknum Kades di OKU Timur ini Hasilkan Rp 2 Miliyar Lebih

Perampokan yang melibatkan adik kandung dan sepupun Elwani ini dikenal kejam, bahkan tersangka tak segan membunuh korbannya.

SRIPOKU.COM/Redo Saputra
Tiga tersangka perampok yang melibatkan oknum Kades di Kabupaten OKU Timur berhasil diamankan Polres OKU Timur. 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Menjadi kepala desa tidak membuat Elwani (43) menjadi orang yang patut untuk dicontoh dalam prilakunya.

Pasalnya, Elwani Oknum Kades Melati Agung, Kecamatan Semendawai Timur OKU Timur ini melakukan tindak kriminal perampokan.

Elwani sedikitnya menjadi otak dari 8 kasus perampokan. Dirinya tidak sendiri merancang perampokan ini, ada adik sepupunya dan sejumlah rekan lainnya yang membantu melancarkan aksi kriminalnya.

Aksi yang sudah dimulai sejak tahun 2014 ini membuat Elwani dan rekannya yang tergambung dalam komplotan yang ia pimpin harus siap menerima hukuman yang berlaku.

Ini terkuak saat konferensi pers yang digelar di halaman Mapolres OKU Timur pada Selasa petang 18 Februari 2020.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tang Jaya SH SIK didampingi oleh Kasat Reskrim AKP M Ikang Adi Putra, mengatakan jika Elwani adalah otak di balik sejumlah perampokan yang terjadi di Kabupaten OKU Timur dan beberapa kota lain di Sumatera-Selatan.

“Kalau perampokan di OKU Timur dapat dipastikan dilakukan oleh dia dan kawanannya.” kata Kapolres di hadapan wartawan saat konfrensi pers di Mapolres Pada Selasa (18/02) sore.

Beberapa kasus perampokan yang tercatat di Polres OKU Timur, ada 5 kasus perampokan diantaranya, pada Agustus 2014 di Desa Melati Jaya Kecamatan Semendawai Timur, 30 Juni 2015 di Desa Karang Menjangan, Semendawai Timur, 13 Oktober 2015 di Desa Tegal Sari Kecamatan Belitang 2, 17 Februari 2016 di Desa Karang Menjangan Semendawai Timur, 29 November 2016 di Desa Tanjung Kukuh Kecamatan Semendawai Barat.

Dukun Bersama Istrinya Culik Siswi SMP Selama 10 Hari Dipaksa Jadi Boneka Seks dan Threesome

Terima Kunjungan PT Talisman Sakakemang, Gubernur HD Minta Jaga Lingkungan dan Tenaga Kerja Lokal

Bekerja di PT Lonsum Sejak Tahun 1994 Terakhir Jadi Mandor, Nurhani Di-PHK Tanpa Imbalan Jasa

Masih ada sisa dua pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang ( DPO )yang masih dalam pengejaran, sementara itu total ada 11 pelaku yang beraksi pada perampokan di Desa Tanjung Kukuh.

Beberapa tersangka ditangkap di lokasi yang berbeda, ada di Pagaralam yang merampok tauke kopi, Daerah Gelumbang Muara Enim, serta di desa Pelangki, Kabupaten OKU Selatan," Beber Kapolres.

Halaman
12
Penulis: Redo Saputra
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved