Antraks

Antraks , Bisakah Masuk Ke Sumsel

Kasus Antraks di Gunung Kidul, DIY Januari 2020 lalu men­­­jadi kasus kedua yang sebelumnya terjadi Januari 2017 di Januari 2017 di Kulonprogo.

ist
Dr. drh. Jafrizal, MM 

Antraks , Bisakah Masuk Ke Sumsel

Oleh: Dr. drh. Jafrizal, MM

Pejabat Otoritas Veteriner Kota Palembang/ Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Sumsel

Kasus Antraks di Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bulan Januari 2020 lalu men­­­jadi kasus kedua kali di Provinsi DIY yang sebelumnya kasus ini terjadi pada bulan Januari 2017 di Kulonprogo.

Kasus di Gunung Kidul telah menyababkan 27 orang positif terinfeksi an­traks. Mengapa Sumsel harus waspada?

Antraks merupakan salah satu dari 25 penyakit hewan menular strategis baru yang mengancam ke­sehatan masyarakat ditemukan di Indonesia. Beberapa diantaranya, rabies, avian influenza, le­p­tospirosis, hingga toxoplasmosis.

Namun demikian, penyampaian informasi mengenai keja­di­an penyebaran dan penularan wabah penyakit dari hewan ke manusia belum sepenuhnya di­sam­pai­kan pada masyarakat.

Hal itu dilakukan dengan alasan strategis maupun adanya kepentingan po­litis dari masing-masing kepala daerah dan lemahnya pengambilan kewenangan veteriner se­ca­ra kelembagaan.

Lemahnya kewenangan veteriner secara kelembagaan di daerah otonom membuat urusan fungsi ke­sehatan hewan bisa saja menjadi masalah serius pada kesehatan manusia.

Padahal tugas dan fu­ngsinya serta peran dokter hewan sangatlah besar dalam pencegahan penyakit hewan menular terutama zoonosis.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved