MotoGp

Bak Sudah Jadi Mesin Uang, Semua Pihak Akan Susah Jika Valentino Rossi Pensiun

Dengan usia tersebut, Valentino Rossi belum memperlihatkan tanda-tanda bahwa dia kehilangan ambisi untuk bersaing

Bak Sudah Jadi Mesin Uang, Semua Pihak Akan Susah Jika Valentino Rossi Pensiun
https://www.instagram.com/yamahamotogp/
Tampilan terbaru helm milik Valentino Rossi di MotoGP 2019. 

SRIPOKU.COM - Mantan pembalap MotoGP, Marco Melandri, merasa bahwa semua pihak akan kehilangan saat Valentino Rossi memutuskan untuk pensiun.

Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-41 pada Minggu (16/2/2020).

Dengan usia tersebut, Valentino Rossi belum memperlihatkan tanda-tanda bahwa dia kehilangan ambisi untuk bersaing dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP.

Tim Gurem Aprilia MotoGP Tebar Ancaman, Ungguli Rekor Juara Dunia 8 kali Rossi dalam Simulasi

Penilaian Valentino Rossi soal Kepala Kru Barunya Usai Tes Pramusim MotoGP 2020

Kawasaki Diam-diam Lobi Dorna untuk Kembali ke MotoGP

 

Meski pada tahun ini adalah kesempatan terakhirnya bersama tim pabrikan Yamaha, sosok ikonik bernomor 46 itu merasa bahwa dirinya belum habis.

Kiprah serta usaha keras Rossi untuk tampil lebih baik lagi pada musim 2020 turut mengundang mantan pembalap MotoGP, Marco Melandri angkat suara.

Menurutnya , semua pihak akan kehilangan saat Valentino Rossi memutuskan untuk pensiun tak terkecuali Dorna Sports selaku penyelenggara MotoGP.

Bagaimana tidak? Daya pikat Rossi yang mempunyai panyak penggemar di seantero dunia dinilai mampu menghadirkan nilai jual kepada Dorna dan juga tentunya Yamaha.

"Tidak ada yang senang ketika Rossi memutuskan untuk pensiun, setidaknya Dorna yang selalu ingin menghasilkan uang," kata Marco Melandri, dilansir BolaSport.com dari Corsedimoto.

Melandri yang pernah menjadi rival Rossi dalam perebutan gelar juara MotoGP musim 2005 itu menilai pensiun adalah hal yang sulit dilakukan.

"Memutuskan untuk pensiun adalah sebuah hal yang tidak mudah, berhenti selalu menjadi hal yang sulit dari pada tetap membalap dan meraih hasil buruk," tuturnya lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Melandri juga menilai bahwa musuh nyata yang dihadapi Rossi di akhir masa kariernya adalah waktu.

Rider berjulukan The Doctor tersebut hanya mempunyai sisa satu musim lagi bersama tim pabrikan Yamaha untuk membuktikan dirinya masih layak berada di MotoGP.

"Lawan Anda yang sebenarnya adalah waktu, Anda tidak dapat membeli waktu dan itu selalu berkembang," ucapnya lagi.

"Seorang pembalap harus menerimanya dan kemudian kehidupan akan berubah," kata Marco Melandri.

Sumber : Bolasport

Editor: Adrian Yunus
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved