News Video Sripo

Video Kisah Miris Janda Enam Anak di Muaraenim yang Setiap Hujan Harus Numpang ke Tetangga

Perempuan yang kini berstatuskan janda enam anak tersebut, mirisnya, tinggal di rumah yang tidak layak huni.

SRIPOKU.COM, MUARAENIM,--- Rumahnya ukuran 4 x 6 meter terbuat dari kayu, berdinding papan, beratapkan daun Serdang dan sebagian masih beralaskan tanah, sehingga lebih pantas dikatakan gubuk reot.

Didalam rumahnya tidak ada satupun peralatan elektronik maupun barang berharga lainnya, hanya ada satu lemari kayu dan lemari plastik yang sudah tua.

Jika malam tiba, penerangan satu-satunya hanya sebuah lampu teplok sebab tidak ada meteran listrik dirumahnya. Bahkan didapurnya, tidak ada kompor sama sekali hanya ada tungku dan beberapa perabotan terbuat dari plastik dan almunium. Hanya ada satu dipan terbuat dari papan, tanpa tikar apalagi kasur.

Dan lebih prihatin lagi, jika hari hujan maka penghuni rumah terpaksa mengungsi ke rumah tetangga sebab sebagian atap rumah sudah bolong dimakan usia sehingga ketika hujan air masuk ke dalam rumah.

Janda enam anak, Sistriana (39) warga Kampung VII, Desa Penanggiran, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muaraenim, harus benar-benar tegar menjalani hidup.

Saksikan juga video pilihan berikut ini dan Subcribe Channel Youtube SripokuTV:

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Ahmad Helmi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved