Bocah SD Lolos dari PenculikanMulut Marti, nus Langsung Disumpal

Peristiwa tersebut terjadi pukul 12.30 di RT 19 RW 05 Jalan Mayor Ismail Husin Kelurahan Kemalaraja Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU.

Bocah SD Lolos dari PenculikanMulut Marti, nus Langsung Disumpal
ISTIMEWA
Ilustrasi 

BATURAJA, SRIPO -- Martinus bin Pipin Novriansyah (10) menjadi korban percobaan penculikan Minggu (16/2/2020). Untungah bocah kelas V SD di Kota Baturaja ini berhasil meloloskan diri saat mobil penculiknya berhenti masih dalam Kota Baturaja.

Menurut Subagio (60) yang rumahnya bertetantangga dengan rumah korban, perstiwa tersebut terjadi pukul 12.30 di RT 19 RW 05 Jalan Mayor Ismail Husin Kelurahan Kemalaraja Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU.

Merasa Dirugikan, Kepsek YPS Prabumulih Minta Polisi Cari Penyebar Video Penculikan Hoax

Warga Giring Perempuan ke Kantor Polisi, Diduga Pelaku Penculikan Anak di Empat Lawang

Saat itu bocah yang masih duduk dikelas V SD di Kota Baturaja ini bermaksud pergi shalat zuhur di masjid. Ditengah jalan tepatnya dekat jalan raya namun masih didalam lorong tiba-tiba disergap oleh dua lelaki tak dikenal.

Dua pria misterius yang menggunakan penutup muka ini langsung menutup mulut korban dangan sapu tangan diduga sabutangan beisi sejenis obat bius, lalu menggendong Martinus dan memasukannya kedalam mobil berwarna hitam.

Detik-detik Menegangkan Gadis Asal Sekayu Lolos dari Dugaan Penculikan

Warga Prabumulih Cemas, Beredar Video Penculikan Anak SD, Polisi Sebut Hoaks

Selanjutnya korban langsung dilarikan kearah Sukajadi, setelah melewati Jembatan Ogan II korban mengaku sempat mendengar pembicaraan dua pelaku.

”Nak diapokelah budak ini,” kata korban menirupkan ucapan salah seorang pelaku.

Tak lama kemudian, mobil berwarna hitam yang membawa korban berhenti dua kedua pelaku keluar mobil. Kesempatan itu dimanfaatkan oleh bocah berusia 10 tahun ini membuka pintu mobil dan langsung lari kepangkalan ojek dibilangan simpang 4 Sukajadi.

Korban langsung minta antar pulang ketukang ojek, setelah berhasil meloloskan diri dari sekapan penculik korban yang juga anak tukang bentor ini behasil kembali kerumahnya di Lorong Yusup RT 18 RW 05 Jalan Mayor Islamil Husin Keurahan Kemalaraja.

Sampai di rumahnya, sulung dari dua bersaudara ini dimarahi oleh ibunya karena lama sekali baru pulang dari shalat di masjid. Sebab biasanya kalau selesai shalat Martinus langsung pulang keurmahnya dan ikut membantu ibunya yang berjualan dirumah. Sedangkan ayah korban yang sehari-hairnya menarik bentor ini sedang mencari penumpang. Setelah dijelaskan oeh puteranya akhirnya ibunya menceritakan kepada tetangga sebelah rumahnya yang kebetulan purnawirawan polisi.

Mendapat informasi itu Aiptu (Pur) Subagio yang juga tokoh masyarakat setempat ini menyarankan keluarga korban lapor keaparat kepolisian. Dikatakan Bagio, kasus ini sudah harus segera dilaporkan ke polisi supaya pelakunya segera tertangkap.

”Mungkin malam ini orang tuanya diantar RT akan melapor ke polisi,” terang Subagyo.

Kasus percobaan penculikan ini menjadi isu hangat di Kota Baturaja, para orang tua mulai cemas dan khawatir lantaran kabar penculikan ini Sudah masuk ke Kota Baturaja.

Sementara itu Kapolres OKU melalui Kabag Ops Kompol M Ginting yang dihubungi via telepon mengaku belum menerima informasi tentang isu penculikan tersebut. (eni)

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved