Berita OKI

Jelang Musim Tanam, Petani Padi Keluhkan Stok Pupuk SP 36 Langka di Kabupaten OKI

Menjelang Musim Tanam, Para Petani keluhkan kelangkaan Pupuk Bersubsidi SP 36 yang sulit didapatkan petani.

Tribunsumsel.com/Nando Zein
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman dan Holtikultura (DKPTH), Ir Sahrul Sodri saat disambangi diruang kerjanya. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Menjelang Musim Tanam, Para Petani keluhkan kelangkaan Pupuk Bersubsidi SP 36 yang sulit didapatkan petani.

Memasuki awal musim tanam saat ini, petani di wilayah di Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Mengeluhkan kondisi pupuk bersubidi yang disediakan pemerintah tidak mampu memenuhi kebutuhan.

Nadiroh merupakan petani sawah, seorang petani mengatakan pupuk yang beredar ini sudah mulai langka karena sulit menemukan pupuk bersubsidi.

"Pupuk yang ada di beberapa toko pertanian bahkan dan pendistribusian pupuk SP 36 juga sulit pada awal tahun seperti saat ini," ucapnya saat di konfirmasi perihal tersebut, Minggu (16/2/2020).

Keadaan kelangkaan pupuk bersubsidi tersebut telah terjadi sejak lama, dan telah disampaikan oleh dinas terkait.

"Hampir setiap tahun pupuk jenis tersebut selalu kurang stoknya terutama di Kecamatan Lempuing,"

"Petani pun selalu menanyakan dan mengajukan kepada pemerintah untuk menambah stok pupuk agar memenuhi kebutuhan petani," jelasnya.

Nadiroh menyebutkan kelangkaan pupuk SP 36 membuat petani resah. Pasalnya, pupuk tersebut dibutuhkan petani sebagai pelengkap penyubur tanaman supaya hasilnya menjadi lebih bagus.

"Kandungan fosfat dalam pupuk tersebut berfungsi menggemburkan tanah. Ketika kandungan fosfat berkurang, dapat membuat bobot gabah berkurang,"

Halaman
12
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved