Promosikan Kekayaan Budaya Sumsel, Feby Deru Kenalkan Kain Songket Langka ke PBS

Promosikan Kekayaan Budaya Sumsel, Feby Deru Kenalkan Kain Songket Langka ke PBS

Editor: adi kurniawan
Dok. Humas Pemprov Sumsel
Promosikan Kekayaan Budaya Sumsel, Feby Deru Kenalkan Kain Songket Langka ke PBS 

Dilanjutkan Feby Deru potensi pariwisata dan budaya juga adat istiadat di Sumsel banyak dan beragam.

Sumsel yang terdiri dari 17 kabupaten/kota masing-masing memiliki produk unggulan dan khas, seperti kota Prabumulih dengan kain batik motif nanas,  kabupaten Oku Selatan dengan kain batik motif dayo.

"Selain produk unggulan berupa kain, PKK Sumsel bekerjasama dengan Balitbangnovda (Balai Penelitian dan Pengembangan Inovasi Daerah) Sumsel  tengah berupaya menciptakan produk masakan pindang dalam kemasan, seperti kemasan ikan sarden kalengan", imbuhnya.

Kunjungan silaturahmi PBS ke provinsi Sumsel guna bersilaturahmi dan bertukar pengalaman bersama Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru yang juga Ketua Dekranasda Sumsel pun mendapat sambutan luar biasa dan apresiasi dari orang nomor satu di Sumsel yang menyempatkan diri untuk hadir dan bergabung di tengah acara yang didominasi para wanita.

 "Bangga banyak wong Sumsel yang berhasil dan sukses di perantauan. Akan lebih baik lagi kalau wong Sumsel di perantauan yang tergabung dalam beberapa organisasi lainnya dapat lebih solid", kata Herman Deru.

Tak lupa pria yang gemar minum kopi itu, menyarankan agar dibentuk holding (wadah organisasi besar) yang menaungi organisasi-organisasi seperti PBS, PWP (Persatuan Wanita Palembang) dan lainnya sehingga pada saat reuni atau temu kangen akbar, seluruh organisasi dapat berjumpa dan berkumpul.

 "Saya minta juga kepada para Ibu yang tergabung dalam PBS agar jangan pernah miskin ide untuk memajukan Sumsel."

"Serta jangan malu untuk menggunakan bahasa daerah (lokal) jika bertemu sesama saudara di perantauan, tujuannya tak lain selain bisa lebih mengakrabkan juga agar bahasa lokal tidak punah", pungkas HD.

Sedangkan Ketua PBS Prini Harun Sohar dalam sambutannya pada silaturahmi tersebut mengungkapkan PBS dibentuk dengan tujuan untuk melestarikan budaya dan adat istiadat Sumsel dan Sumbagsel agar terus terjaga bagi generasi yang akan datang.

"Para anggota PBS ini berasal dari 5 provinsi yaitu Sumsel, Jambi, Lampung, Bengkulu, dan Babel."

"Kita beberapa tahun lalu pernah mengadakan pagelaran seni menampilkan budaya dan adat istiadat dari Sumsel dan Sumbagsel di Jakarta, dan sukses."

"Untuk itu, kami ingin di waktu mendatang bisa bekerja sama dengan PKK Sumsel dan Dekranasda Sumsel menggelar hajatan atau pagelaran serupa", tuturnya.

Sementara di tempat yang sama, Ketua Dewan Pertimbangan PBS Dewi Motik Pramono, tokoh Sumsel yang sukses di ibukota menyampaikan saat ini banyak wanita Sumsel atau lebih dikenal dengan sebutan wanita Sriwijaya yang cekatan dan terampil hingga mampu menduduki posisi penting dalam organisasi.

"Ini merupakan hal baik sehingga kita bisa menjalin kerjasama di antara 5 provinsi yang tergabung dalam PBS."

"Kami berkeinginan membantu para wanita Sriwijaya mendampingi suami dalam menjalankan tugas", katanya.

Dewi Motik Pramono menegaskan PBS siap bekerja sama dan mendukung Ketua TP PKK Sumsel yang juga Ketua Dekranasda Sumsel dengan berbagai program yang akan dijalankan bagi kemajuan Sumsel.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved