Tangis Pilu Siswi SMP Korban Bully di Purworejo Berkebutuhan Khusus Dipeluk, Pelaku tak Dipenjara

Tangis Siswi SMP Korban Bully di Purworejo Berkebutuhan Khusus Dipeluk Budenya, Pelaku tak Dipenjara

Tangis Pilu Siswi SMP Korban Bully di Purworejo Berkebutuhan Khusus Dipeluk, Pelaku tak Dipenjara
Instagram Lambe Turah/ Facebook
Siswi kelas 8 SMP Muhammadiyah Butuh, Kabupaten Purworejo berinisial CA buka suara terkait aksi perundungan yang kerap diterimannya di sekolah 

Barangkali, keponakannya membuat masalah lebih dulu yang menyebabkan ia dianiaya.

"Lha kok iso, opo siro nakal? Ora budhe, koncoku nakal kabeh (Kok bisa, apa kamu nakal? tidak bude, temanku nakal semua),"kata Nuryani mengulang percakapannya dengan CA kala itu.

Siswi kelas 8 SMP Muhammadiyah Butuh, Kabupaten Purworejo berinisial CA buka suara terkait aksi perundungan yang kerap diterimannya di sekolah.
Siswi kelas 8 SMP Muhammadiyah Butuh, Kabupaten Purworejo berinisial CA buka suara terkait aksi perundungan yang kerap diterimannya di sekolah. (Instagram Lambe Turah/ Facebook)

Setelah perundungan ketiga siswa itu diterima CA, aktivitas sekolah yang berada di desa tersebut masih berjalan normal, Kamis (13/2/2020).

Para siswa masih aktif mengikuti kegiatan pembelajaran.

CA yang merupakan anak berkebutuhan khusus ini tak lagi tampak di sekolah.

Pelaku juga tak terlihat ada di sekolah.

Rumah korban CA berlokasi tidak jauh dari sekolah.

Rumah sederhana di pinggir jalan kampung itu sontak ikut dipadati orang.

Di ruang tamu rumah itu, CA dipeluk erat budenya, Nuryani.

CA terus menangis sembari menyembunyikan mukanya di pelukan budenya.

Nuryani berusaha menguatkan, meski ia sendiri tampak tak kuat menahan kesedihan.

Halaman
1234
Editor: Fadhila Rahma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved