Breaking News:

Salon Firman di Empat Lawang, Digunakan Pelaku Sodomi Anak Ternyata tak Memiliki Izin

Ternyata hampir seluruh usaha salon atau tempat usaha pangkas rambut, di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati belum memiliki izin usahanya

SRIPOKU.COM/IST
ilustrasi korban perkosaan. 

Salon Firman di Empat Lawang, Digunakan Pelaku Perkosa Anak Ternyata tak Memiliki Izin

SRIPOKU.COM,EMPATLAWANG -- Ternyata hampir seluruh usaha salon atau tempat usaha pangkas rambut, di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati belum memiliki izin usahanya

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Empat Lawang Mursadi melalui Kabid Perizinan Silvie Anggraieni membenarkan, sejauh ini pihaknya belum mengeluarkan surat izin usaha khususnya usaha salon.

Termasuk salon Firman Cs, di Desa Pagar Tengah Kecamatan Pendopo yang diduga sebagai lokasi bagi pelaku predator anak melakukan aksinya.

Hingga korban anak anak sebanyak 12 orang yang saat ini di tangani Polsek Pendopo Kabipaten Empat Lawang.

"Tingkat kepatuhan masyarakat kita ini masih kurang,sampai saat ini belum ada usaha salon yang memiliki izin usaha dari kita,"kata Selvie , ,Jum'at (14/2/2020)

Sebelumnya lanjut Selvie , memang sudah ada satu usaha salon tata rias dan pelaminan dari kecamatan Pendopo atas nama 'salon ikin' dan belum juga selesai prosesnya.

Ia menjelaskan seharusnya, setiap salon atau badan usaha itu memiliki surat izin, karena pihaknya sudah mensosialisasikan di seluruh kecamatan.

Pada tahun lalu agar setiap badan usaha tertib administrasi , jangan apabila hendak meminjam uang di Bank baru buat Izin Usaha.

"Sekarang ini sudah tidak ribet bagi masyarakat yang hendak membuat izin karena sudah bisa melalui Online Sigle Submission (OSS) ,dan kita sekarang juga sudah berencana untuk membuat surat edaran lagi kesetiap kecamatan,"jelasnya.

Dirinya menghimbau, agar setiap pelaku usaha sadar dan mau untuk membuat surat izin karena kalau ada izin apabila sewaktu - waktu terjadi musibah seperti kebakaran dan sebagainya pihak pemerintah bisa memberikan bantuan dengan cepat karena memang usaha tersebut legal dan terdaftar.

"Mari para pelaku usaha untuk tertib izin usaha , malu la kita punya usaha namun ilegal tidak memiliki izin ,"ucapnya.

Penulis: Awijaya
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved